Orang yang paling sering menuntut

Jika ada orang yang sering banget menuntut orang , organisi,
konsep, benda dan membawa kasus tuntutannya itu ke
pengadilan, pasti orang itu bernama Jonathan Lee Riches.
Kabarnya nih, Jonathan ini telah menuntut sebanyak 4000
buah dan tuntutannya itu ternyata buat orang atau
organisasi dari seluruh dunia.
Sejak 18 Januari 2006, Jonathan telah mengisi lebih dari
1000 tuntutan ke pengadilan federal (in federal district
courts) diseluruh negeri dan beberapa tuntutannya itu
membuat dirinya jadi tekenal dan mendapat perhatian dari
media.
Adapun orang-orang atau organisasi atau firma, benda,
yang pernah dia tuntut adalah mantan presiden AS, George
W Bush, Jeff Gordon (pembalap NASCAR), Bill Belichick
(Patriot New England), Perez Hilton, Menara Eiffel, organisasi
Nazi-nya Adolf Hitler, Google, Kerajaan Romawi, Ratu
Inggris, Klan Wu-Tang , Emilio Estevez, Immigration and
Naturalization Service, Britney Spears dan banyak lagi deh
yang gak bisa disebutkan di sini.
Karena itulah Guinness Book pun mengukuhkan sebagai
orang yang paling banyak menuntut dan memasukkan
namanya dalam buku mereka untuk edisi 2010.
Sayangnya, Jonathan keberatan habis dan malah balik
menuntut Guinness Book karena memasukkan namanya
dalam buku rekor dunia tersebut.
“Guinness Book of World Records gak punya hak untuk
mempublikasikan karyaku, maha karyaku yang resmi,” ujar
Jonathan saat mengisi tuntutan resminya, seperti dikutip
dari Metro.co.uk.
Selain itu, dirinya mengaku gak begitu suka dengan
sebuatan-sebutan yang diberikan orang-orang untuknya
macam ‘SUE (=menuntut) – per- man’, ‘the duke of lawsuits’
dan juga ‘Johnny Sue-nami. ’
Jonathan sendiri pernah dilarang untuk mengisi tuntutan di
banyak tempat.
Tuntutan resmi terakhirnya dimasukkan ke pengadilan yang
dipimpin Hakim Justing Quackenbush, di U.S. District Court
di Daerah bagian Timur Washington.
Hakim tersebut membatalkan tuntutan Jonathan
sebelumnya dimana dirinya menuntut Peanut Corp. of
America bulan Februari dan hakim itu juga
memperingatkannya kalau dirinya mungkin balakan dilarang
untuk menuntut pengadilan tersebut.
Jonathan sat ini sedang melakukan masa tahanan di Federal
Medical Center di Lexington, Kentucky dan bakal dikeluarkan
tahun 2012. kagakribet.

Sumber: tidakmenarik.wordpress.com/2009/05/30/jonathan-lee-riches-orang-yang-paling-doyan-menuntut-di-pengadilan/


Lukisan Awan Tipis di Langit Biru

biru langit putih awan

biru langit putih awan

Foto ini saya ambil siang tadi saat “turun ke desa” pelacakan kasus AFP. Rumah pasien (penderita) lumayan jauh. Melintasi jalan berlubang dengan roda dua plus jalan kaki sekira satu kilo(meter) di siang bolong saya pikir cukup menggambarkan “penderitaan” saya hari ini.

Keindahan alam yang saya abadikan ini sebagai penanda sisa-sisa semangat saya siang tadi. Lukisan awan tipis di langit biru sungguh mempesona mata. Subhanallah.


Macet Lagi, Sampai Kapan?

Pikiran macet lagi, entah sampai kapan..
Ide tersumbat lagi, apa penyebabnya?

Kalau penyebab kemacetan lalulintas sudah jelas… Ketidakdisiplinan, ketidaksabaran, dan ketidakpedulian..

Soal iklan, si pemasang iklan selaku pemasar iklan menyimpan iklan berupa baliho, banner, atau spanduk di tempat strategis. Tempat strategis bisa berupa persimpangan jalan yang padat (contoh, persimpangan masuk Bandara) ataupun macet (contoh, persimpangan di pusat kota).

Tempat yang macet bisa sangat strategis sebagai tempat memasang iklan. Semakin macet, semakin tinggi peluang iklan yang dipasang dilirik oleh pengguna jalan. Coba saja perhatikan dan rasakan sendiri, berapa kali anda melirik iklan baliho di sudut jalan atau yang membentang di atas jalan dalam semenit? Lima kali saja anda melirik ke iklan tersebut, jika betul-betul macet total, berapa kali anda lirik iklan tersebut dalam setengah jam? Hitung sendiri! Dan dari lirikan anda, pasti ada minimal sekali anda berpikir tentang iklan tersebut, alih-alih jadi tertarik memakai dan membeli produk iklan tersebut.

Semakin macet semakin bagus, semakin banyak orang yang melihat iklan. Mungkin si pemasang iklan selalu berharap terjadi kemacetan, yang lama. Seperti juga harapan pedagang asongan perempatan jalan, yang mengeluh jika arus lalu-lintas lancar. Rejeki mereka seret jika tidak macet.

Pelanggan tidak ada yang haus ataupun sekedar melirik dagangan mereka karena tidak ada (atau sedikit) interaksi antara pedagang asongan dan pengguna jalan (sekaligus calon pelanggan) karena waktu jeda yang terbatas saat tidak macet. Mungkin demikian juga dengan pemasaran iklan. Lebih baik macet asal semangat…

Tentang iklan (rokok) hasil bidikan saya yang dipajang membentang ditengah jalan ini, tidak ada yang salah kecuali suasananya yang agak bertolak belakang. ”Macet Lagi, Sampai Kapan?” Tema iklan tidak sesuai konteks, apanya yang macet di jalan ini?. Untunglah iklan dipasang ditempat yang sangat strategis, di atas jalan poros propinsi.


Weekly Photo Challenge: Down

Down From The Sky.

Gambar ini saya ambil di atas pulau Sulawesi, 20 September 2010, saat berangkat ke Manado, dengan kamera ponsel N82.

Saya curi-curi kesempatan untuk mengambil gambar, takut dimarahi pramugari. Saat itu pesawat sedang bermanuver, tak ada pramugari, penumpang sebelah lagi tertidur pulas, klik…. sembunyikan lagi ponselnya.

Sebenarnya dibelakang tempat duduk saya lebih nekad lagi, secara terang-terangan mengambil gambar dengan kamera DSLR nya tanpa ada yang menegur. Sebenarnya, boleh tidak mengambil gambar (foto-foto) saat pesawat masih di udara? Bagaimana aturannya?


There She Goes

There she goes
There she goes again
Racing through my brain
And I just can’t contain
This feeling that remains

There she goes
There she goes again
Pulsing through my veins
And I just can’t contain
This feeling that remains

There she goes (there she goes again)
There she goes again (there she goes again)
Racing through my brain (there she goes again)
And I just can’t contain
This feeling that remains

There she goes
There she goes again
She calls my name
Pulls my train
No one else could heal my pain
And I just can’t contain
This feeling that remains

There she goes (she calls my name)
There she goes again (she calls my name)
Chasing down my lane (she calls my name)
And I just can’t contain
This feeling that remains

There she goes (there she goes again)
There she goes (there she goes again)
There she goes

Dia pergi
Dia pergi lagi
Berpacu melintasi otakku
Berdenyut melalui pembuluh darahku
Dia memanggil namaku
Menarik kandaraanku
Tidak ada orang lain yang bisa menyembuhkan rasa sakitku
Dan aku tidak bisa memuatnya
Perasaan ini tetap sama

Di sana ia pergi (dia sebut nama saya)
Ada dia pergi lagi (dia sebut nama saya)
Memburu jalur saya (dia sebut nama saya)
Dan aku tidak bisa memuatnya
Perasaan ini tetap sama

Ada dia pergi (ada dia pergi lagi)
Ada dia pergi (ada dia pergi lagi)
Ada dia pergi

Lagu ini ditulis oleh penyanyi dan gitaris asal Inggris, Lee Mavers, dan dibawakan pertama kali oleh The La’s pada tahun 1988. Namun, saya sangat suka lagu ini saat Sixpence None The Richer menyanyikannya pada tahun 1999. Pada bulan Mei 2007, majalah NME menempatkan lagu ini di urutan ke 45 pada “50 Lagu Indie terbaik, selamanya”.

Struktur lagu ini sangat sederhana. Awalnya, lagu ini disangka tentang penggunaan heroin (perhatikan lirik “Ada dia pergi lagi … balap melalui otak saya berdenyut … melalui pembuluh darah saya … tidak ada orang lain dapat menyembuhkan rasa sakit saya “) karena liriknya agak ngawur. Namun ini dibantah oleh sang penyanyi (band nya), “Ini hanya sebuah lagu cinta tentang seorang gadis yang Anda sukai tetapi tidak pernah diajak bicara.”, katanya.

Maaf temans, mengapa saya asal posting tentang lagu ini? Mendengar lagu ini, seperti memutar kembali memori masa lalu. Lagu ini top saat lulus SMA dulu hingga awal-awal kuliah. Namun, mengapa saya posting tentang THERE SHE GOES sekarang? Saya teringat istri saya. Lagu ini mengalun di hape saya saat dia menelpon.. Dia ke Medan pagi tadi, meninggalkan saya sendiri di sini. Namun kondisi ini tidak terlalu sesuai dengan lirik lagu, istri saya baru kali pertama meninggalkan saya. Gelisah berkecamuk, ini malam pertama saya tanpa pelukan sang istri sejak kami resmi menikah 5 bulan yang lalu. Baik-baik disana yah, sayangku… Maaf temans, postingan ini (mungkin) tak penting untukmu.

sumber: http://en.wikipedia.org/wiki/There_She_Goes