Patung Sultan Hasanuddin di Areal bandara dibongkar?

Orang Makassar siapa yang tidak mengenal Sultan Hasanuddin Raja Gowa ke XVI? Namanya tak asing lagi, namun sosoknya saya yakin tidak ada yang pernah melihatnya secara langsung yang masih hidup di zaman sekarang. Sosoknya hanya saya lihat melalui lukisan pahlawan, dengan kumis tebal dan panjang serta mata tajam berbaju warna merah.

Nah, baru-baru ini dibangun patung Sultan Hasanuddin di depan bandara udara Sultan Hasanuddin yang diresmikan sejak 19 Oktober lalu. Patung Sultan Hasanuddin berdiri tegak setinggi 23 meter di areal bandara. Patung Sultan Hasanuddin tersebut dibuat oleh pematung terkenal Nyoman Warte. Desainnya dilakukan melalui komputerisasi, selanjutnya Nyoman Warte melakukan proses pembuatannya di Bandung selama delapan bulan. Bahan-bahannya diperoleh dari Jerman. Anggaran yang dibutuhkan dalam pembuatan patung senilai hampir 7 milyar. Patung ini free maintanence selama 100 tahun. Bahan baku pembuatan patung tersebut berasal dari tembaga dan stanless.

patung sultan hasanuddin

patung sultan hasanuddin

pembangunan patung sultan hasanuddin

pembangunan patung sultan hasanuddin


Saya pernah melihat patung tersebut namun sayangnya tak sempat saya foto. Sepintas lalu tak ada protes dari batin saya mengenai sosok patung tersebut, mungkin karena tidak terlalu saya perhatikan. Ternyata patung tersebut menjadi kontroversi karena ketidaksesuaian postur tubuh patung dengan sosok sebenarnya Sultan Hasanuddin. Patung terlihat tidak proporsional, gemuk dan pendek sehingga berkesan cebol. Dengan bentuk Badan yang terlalu gemuk dan cebol, wajah yang tua dengan mata sipit tak menggambarkan sedikit pun keperkasaan dan kejantanan.

Padahal Tome Pires yang menuliskan banyak catatan perjalanan sewaktu berlabuh ke Makassar menulis bahwa, bentuk tubuh orang Makassar sedikit langsing, berotot, dan berkulit lebih cerah dari kulit orang Melayu atau Jawa. Mereka mempunya watak yang keras dibandingkan dengan anggota-anggota lain dari rumpun Melayu (Mattulada, 1982).

Selain postur tubuh, pakaian yang dikenakan juga dianggap tidak sesuai. Sarung yang terlilit di pinggang patung lebih terkesan sebuah rok perempuan, penutup kepala atau passappu juga keliru, karena passappu seharusnya berdiri tegak di atas kepala selayaknya mahkota raja, passappu tak boleh layu.

Akhirnya, patung tersebut dibongkar pada minggu (4 Desember 2011) kemarin, beritanya saya dapat melalui running teks Celebes TV, entah betul atau tidak. Pun benar dibongkar, entah dibongkar untuk dibuat baru ataukah dibongkar total.

7 thoughts on “Patung Sultan Hasanuddin di Areal bandara dibongkar?

  1. Pingback: Weekly Photo Challenge: Masterpiece | MUmox

  2. kalau dilihat patung sultan hasanuddin di bandara internasional sultan hasanuddin, sudah agak lumayan setelah dibenahi. yang jadi masalah sekarang apabila dilihat pada malam hari, terkesan angker disebabkan karena gelapnya di sekitar patung. saya sarankan diberikan pencerahan seperti diberikan lampu di sekitar patung, agar patung sultan hasanuddin terkesan jantan.

  3. Walaupun kebanyakan dari mereka berusia di atas saya, dan ada juga yang sudah pegang jabatan, bagi saya tak masalah karena lumayanlah bisa menambah relasi.

  4. sebenarnya beberapa waktu lalu disain patung tersebut disayembarakan secara nasional melalui media massa dan elektronik, hasil dari sayembara tersebut akhirnya telah memiliki beberapa nama pemenang, pemenang sayembara mulai dari bustek atau pundasi sebagai landasan patung sampai kepada patung Sultan Hasanuddin. dan rencana awal bahwa siapapun pemenangnya akan dilibatkan langsung dalam proses pembuatan sampai akhir/finishing tetapi rencana tetaplah rencana sampai saat ini patung tersebut dibongkar tidak ada komunikasi baik internal maupun eksternal kepada si pemenang sayembara, pertanyaannya ada apa? masalahnya disain patung tersebut disayembarakan secara nasional dengan menghabiskan anggaran jutaan rupiah. seingat saya pemenangnya adalah Saudara Hidjrah Mangun beliau adalah guru SMK Negeri 2 Somba Opu Kabupaten Gowa, pengamat seni dan penggiat seni, sedang yang memenangkan sayembara khusus landasan adalah Thamrin Mappalahere seorang penggiat seni yang cukup dikenal. jadi sebaiknya jika pihak yang berkepentingan menginginkan yang terbaik silahkan melakukan komunikasi dengan yang bersangkutan…trima kasih salam jabat hati untuk masyarakat Sulawesi Selatan

  5. Sebelum ini saya membayangkan Sultan Hassanuddin orangnya gagah, berpostur sederhana tetapi langsing, berotot dengan kaki yang kurus panjang serta tangkas…sesuai dengan jolokan yang diberikan `Ayam Jantan dari Timur ‘…Patung ini terlalu jauh dari gambaran imaginasi saya…Maaf..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s