BBVet

Balai Besar Veteriner (BBVet) adalah tempat pemeriksaan penyakit hewan. Siang tadi saya ke sana bersama seorang petugas puskesmas dengan membawa kepala anjing untuk diperiksa otaknya. Anjing tersebut telah menggigit seseorang, dikhawatirkan rabies. Untuk memastikan rabies atau tidak, spesimen otak anjing diperiksa di bbvet. Pemastian diagnosa rabies sangat penting untuk penanganan penderita luka gigitan anjing selanjutnya agar tidak menimbulkan kematian.

Di bbvet banyak juga pemilik hewan (ayam) lainnya. Mereka hendak memeriksa ayamnya dari berbagai penyakit (termasuk flu burung). Ayam-ayam ini akan “keluar kota”. Ayam yang sakit tidak diperkenankan keluar kota.

Biaya pemeriksaan spesimen otak anjing adalah 50 ribu rupiah sekali periksa. Hal inilah yang membuat orang malas memeriksakan spesimen anjing. Selain mahal, orang tersebut harus berani mengambil risiko bergelit dengan anjing, belum soal transportasi ke bbvet yang tidak gratis. Makanya, kadang orang yang kena gigitan anjing lebih memilih langsung membeli vaksin anti rabies (var) yang harganya 600 ribuah per kuur (4 ampul).

Bagaimanapun bbvet (maros) sangat berperan penting dalam penanggulangan masalah zoonosis khususnya bagi warga maros, akses ke bbvet lebih mudah dibanding daerah lain.

This entry was published on 27/02/2012 at 9:55 pm. It’s filed under kesehatan, penyakit and tagged , . Bookmark the permalink. Follow any comments here with the RSS feed for this post.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: