Pemikiran Kwik Kian Gie tentang Kenaikan Harga BBM

image

Siapa tak kenal Kwik Kian Gie? KKG lahir di
Juwana, Pati , Jawa Tengah , 11 Januari 1935 ; umur 77 tahun, adalah seorang ahli ekonomi dan politikus Indonesia keturunan Tionghoa. KKG pernah menjadi menjadi Wakil Ketua MPR RI, Menko EKUIN (15 Juli 1999 –23 Agustus 2000), Anggota Komisi IX DPR RI dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/ Kepala Bappenas (9 Agustus 2001 – 20 Oktober 2004). Untuk semua karyanya, KKG memperoleh penghargaan Bintang Mahaputra Adipradana RI. Mau tahu lebih banyak tentang KKG dapat melihat profil lengkapnya di tautan ini.

Saya sebenarnya kurang paham ilmu ekonomi, apalagi ekonomi makro bersama tetek bengeknya. Naiknya harga BBM akan lebih memiskinkan rakyat, hanya sebatas itu pengetahuan saya tanpa analisa lebih mendalam. Namun paparan KKG tentang kenaikan harga BBM dalam acara Indonesia Lawyers Club beberapa hari lalu membuat saya terkesima. Pemerintah ternyata telah membohongi rakyatnya dengan berbagai alasan demi keuntungan segelintir pihak. Berikut saya kutip kesimpulan hasil pemikiran KKG mengenai kontroversi kenaikan harga BBM dari blog pribadi beliau di kwikkiangie.com

- Pemerintah telah melanggar UUD RI
– Pemerintah telah mengatakan hal yang tidak benar kepada rakyatnya, karena mengatakan mengeluarkan uang tunai sebesar Rp. 126 tr, sedangkan kenyataannya kelebihan uang tunai sebesar Rp. 97,955 trilyun.
– Dengan menaikkan premium menjadi Rp. 6.000 per liter, Pemerintah ingin memperoleh kelebihan yang lebih besar lagi, yaitu sebesar Rp. 192,455 trilyun, bukan sekedar menutup “bolongnya” APBN.
– Pertamina sudah mengambil keuntungan besar dari rakyat Indonesia dalam hal bensin Pertamax dan Pertamax Plus. Nampaknya tidak rela hanya memperoleh kelebihan uang tunai sebesar Rp. 97,955 trilyun dari rakyatnya. Maunya sebesar Rp. 192,455 trilyun dengan cara menaikkan harga bensin premium menjadi Rp. 6.000 per liter.
– Pemerintah menuruti ( comply ) dengan aspirasi UU no. 22 tahun 2001 yang menghendaki supaya rakyat Indonesia merasa dan berpikir bahwa dengan sendirinya kita harus membayar bensin dengan harga dunia, agar dengan demikian semua perusahaan minyak asing bisa memperoleh laba dengan menjual bensin di Indonesia, yang notabene minyak mentahnya dari Indonesia sendiri.Bukankah Shell, Petronas, Chevron sudah mempunyai pompa-pompa bensin ?

Foto:  panel.mustangcorp.com

About these ads
This entry was published on 29/03/2012 at 11:11 am. It’s filed under copas, humanity, info, publik and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink. Follow any comments here with the RSS feed for this post.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: