Cara Bunuh Diri yang Baik dan Benar

Peta Bunuh diri Dunia Tiap 100 ribu orang

Peta Bunuh diri Dunia Tiap 100 ribu orang

Bunuh diri (suicide atau harakiri) adalah tindakan mengakhiri hidup sendiri tanpa bantuan aktif orang lain. Bunuh diri adalah perbuatan menghentikan hidup sendiri yang dilakukan oleh individu itu sendiri atau atas keinginannya. Bila seseorang meminta untuk dirinya dibunuh karena pasrah akan kondisinya disebut Euthanasia.

Alasan atau motif bunuh diri bermacam-macam, namun biasanya didasari oleh rasa bersalah yang sangat besar, karena merasa gagal untuk mencapai sesuatu harapan, dilanda keputusasaan dan depresi, cobaan hidup dan tekanan lingkungan, gangguan kejiwaan/ tidak waras (gila), himpitan ekonomi atau kemiskinan (Harta / Iman / Ilmu), penderitaan karena penyakit yang berkepanjangan. Dalam ilmu sosiologi, ada tiga penyebab bunuh diri dalam masyarakat, yaitu egoistic suicide (bunuh diri karena urusan pribadi), altruistic suicide (bunuh diri untuk memperjuangkan orang lain), dan anomic suicide (bunuh diri karena masyarakat dalam kondisi kebingungan).

Agama sangat melarang bunuh diri. Dalam Islam, bunuh diri sangat diharamkan.

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil, kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama-suka di antara kamu. Dan janganlah kamu membunuh dirimu; sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu.” (QS. An-Nisa’ : 29)

“Maka (apakah) barangkali kamu akan membunuh dirimu karena bersedih hati sesudah mereka berpaling, sekiranya mereka tidak beriman kepada keterangan ini (Al Qur’an).” (QS. Al-Kahfi ; 6)

Menurut teologi Gereja Katolik Roma, kematian karena bunuh diri dianggap dosa besar atau serius. Dalam agama Hindu, dosa bunuh diri dianggap sama beratnya dengan membunuh orang lain. Bagi penganut-penganut agama Buddha, ajaran pertama bertujuan untuk menahan diri untuk tidak mencabut nyawa, termasuk nyawa sendiri.

Ada beberapa cara bunuh diri, antara lain tembak kepala, tusuk perut, lompat dari gedung, gantung diri, menabrakkan diri di truk/ kereta, ada lagi?

Tidak ada cara bunuh diri yang baik dan benar karena bunuh diri bagaimana pun prosesnya tidak dapat dibenarkan. Namun ada jenis bunuh diri yang elegan, jantan, keren. Mati di jalan adalah salah satunya. Menabrakkan diri ke truk kontainer dengan kecepatan tinggi bisa menghamburkan isi perut dan kepala, mati langsung. Namun cara ini masih terkesan disengaja dan kata Tuhan, mati bunuh diri dengan sengaja langsung neraka tempatnya.

Mau bunuh diri tanpa langsung masuk neraka? Tipu Tuhan saja. Bawa motor dalam keadaan mabuk adalah salah satu cara terbaik. Selain itu? Bawa motor ugal-ugalan, acuhkan saja rambu jalan yang ada, atau jangan mau tau aturan tak tertulis mengenai sopan santun di jalan.

Maaf, ini hanyalah keluh kesah soal semakin semrawutnya jalan di Makassar. Semakin banyak kendaraan berseliweran tanpa diimbangi peningkatan lebar jalan membuat macet jalan. Pemakai jalan tanpa peduli etika berlalu-lintas membuat semakin tak nyaman. Pernah suatu ketika ada motor di depan tiba-tiba berbelok tanpa tanda apapun, seakan dia ingin bunuh diri namun mengajak pengendara lain. Pernah juga terjadi hal yang sama dengan becak, bentor, pete-pete, mobil pribadi, pejalan kaki, bahkan truk. Saya mbatin, banyak pengguna jalan yang ingin bunuh diri, tapi kalau mau bunuh diri jangan ajak pengguna jalan lain, dosanya berlipat ganda, kalau mati malah melewati neraka.

Copasan : wikipedia

About these ads
This entry was published on 22/05/2012 at 1:28 pm. It’s filed under gilaku, hidup and tagged , , , , , . Bookmark the permalink. Follow any comments here with the RSS feed for this post.

8 thoughts on “Cara Bunuh Diri yang Baik dan Benar

  1. Pingback: Aturan, Dibuat Untuk (Tidak) Dilanggar | MUmox

  2. a liang on said:

    Jadi caranya gimana?

  3. Adin hati yg kudus on said:

    Jngn ambil jlan yg mnysatkan, psti da jlan kluar mslahmu

  4. kenapa ga di jelasin cara2 bunuh diri yg tdk menyakitkan? -__-

  5. Pingback: Batas Sanggupku « Muhammad Yasir

  6. kha on said:

    bunuh diri dngan dalam keadaan mabuk sama saja akan masuk neraka , karena mabuk mabukan itu juga suatu hal yang dosa .

  7. hadeh itu orang bunuh dri emang gak ade kerjaan lain ye…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: