Profil Nafsiah Mboi, Menkes Baru, Menkes Tertua

Presiden SBY hari ini mengumumkan Nafsiah Mboi sebagai menteri kesehatan baru, menggantikan almarhumah Endang Rahayu Sedyaningsih. Usia Nafsiah yang 72 tahun saat diangkat menjadi menkes ini bahkan melebihi usia sang Presiden SBY yang 62 tahun. Dalam pernyataannya, Presiden menjelaskan bahwa penunjukkan Nafsiah didasarkan atas pengalaman, komitmen serta kerja nyata yang telah dibuktikannya selama bertahun-tahun. Penunjukkan Nafsiah, menurut Wamenkes adalah murni hak prerogatif Presiden.

Sebelumnya, Nafsiah memang sudah berkali-kali menjadi kandidat Menteri Kesehatan, namun baru kali ini saat usianya sudah senja kesempatan itu datang. Data kementerian kesehatan mencatat Nafsiah sebagai menteri kesehatan tertua yang pernah ada. Menteri kesehatan sebelumnya rata-rata diangkat di usia 40-an sampai 50-an tahun. Tercatat sebelumnya menteri kesehatan paling senior yang pernah diangkat adalah Prof Sujudi di usia 63 tahun dan Achmad Sujudi 58 tahun. Tapi rekor usia tertua menjabat Menkes kini dipegang oleh Nafsiah Mboi di usia 72 tahun.

Sepak terjang Nafsiah di bidang kesehatan dimulai sejak 1978, ketika ia bahu- membahu dengan sang suami (Gubernur NTT), untuk mengangkat derajat kesehatan dan kesejahteraan masyarakat NTT yang saat itu merupakan propinsi tertinggal. Karyanya di bidang pelayanan kepemerintahan pernah mengantar pasangan itu menerima Magsaysay Award tahun 1986, di samping penghargaan nasional lainnya, termasuk Satya Lencana Bhakti Sosial tahun 1989. Nafsiah juga punya pengalaman internasional di bidang HAM dan AIDS.

Profil Nafsiah Mboi
Nama : Nafsiah Mboi
Lahir : Sengkang, Sulawesi Selatan, 14 Juli 1940
Suami : Mantan Gubernur NTT 1978-1988, dr Aloysius Benedictus Mboi MPH
Anak : Maria Yosefina Tridia Mboi , Gerardus Majela Mboi dan Henri Dunant Mboi
Pendidikan : Dokter jurusan spesialisasi anak Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, gelar MPH dari Universitas Antwerpen, Belgia tahun 1990

Pengalaman Kerja dan Karya Nafsiah Mboi :
– Sekretaris Eksekutif Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Nasional (2006)
– Research Fellow untuk Takemi Program dalam kesehatan internasional di Universitas Harvard, Cambridge, AS tahun 1990-1991.
– Pelopor lahirnya Komitmen Sentani pada 2004 yang menjadi tonggak komitmen pemerintah pusat dan daerah untuk penanggulangan AIDS.
– Direktur Departemen Kesehatan Perempuan dan Gender WHO.
– Wakil Ketua Komisi Nasional Perempuan.
– Ketua komite hak-hak anak untuk PBB
– Anggota MPR RI (1982-1987)

Selamat buat Menkes baru, semoga bisa berkarya untuk kesehatan rakyat Indonesia

Dari berbagai sumber

About these ads
This entry was published on 13/06/2012 at 5:00 pm. It’s filed under citizen reporter, info, kesehatan and tagged , , , , , . Bookmark the permalink. Follow any comments here with the RSS feed for this post.

5 thoughts on “Profil Nafsiah Mboi, Menkes Baru, Menkes Tertua

  1. Thank’s bro
    Lanjutkan

    Cemungud KK :D

  2. bu, agenda meskes yang lama masih banyak.. :)
    terutama di daerah anda.. :)

    semangat buat menkes baru!
    *semoga beliau lihat ini tulisan.. :)

  3. selamat bu…

  4. Selamat bu dokter….. :)

  5. Nebeng coret lagi deh heheh :D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: