Berasap di Lingkungan Macowa

kumuh, tergenang

mengasapi

sampah

Musim hujan lagi lucu-lucunya sekarang ini. Kelucuannya membuat berbagai penyakit tertarik untuk muncul dan mengganggu ketentraman rakyat. Salah satu penyakit yang berkaitan erat dengan hujan, khususnya air adalah Demam Berdarah Dengue (DBD). DBD yang dibawa oleh nyamuk Aedes aegypti mulai bertelur di genangan air bersih yang tidak bersentuhan langsung dengan tanah. Telurnya kemudian menetas dan berkembang menjadi jentik di tempat tersebut, begitupula jentik ini akhirnya berkembang menjadi nyamuk dewasa yang siap mencicipi darah manusia sambil menyebarkan virus dengue.

Makanya, bisa dipastikan di daerah endemis DBD akan sangat cepat ditemui kasus DBD apalagi disertai dengan banyaknya wadah-wadah air berupa sampah yang tidak dikubur.

Beberapa hari lalu, ada surat yang berasal dari rakyat agar dilakukan penyemprotan DBD di daerahnya karena ada beberapa orang yang sudah terkena DBD, 2 orang sempat dirawat di RS. Jika surat seperti ini langsung ke dinas kesehatan (bukan Puskesmas), berarti ada sistem yang kurang jalan atau miskomunikasi karena seharusnya rekomendasi permintaan penyemprotan mestinya dilakukan oleh Puskesmas setelah penyelidikan epidemiologi.

Namun demi pelayanan kepada rakyat, tim penanggulangan DBD turun menyemprot mengasapi rakyat mengusir nyamuk. Lokasi memang sangazt semrawut menjurus jorok, air tergenang dimana-mana, sampah tak terurus. Dan inilah beberapa dokumentasi pengasapan, termasuk konsumsi yang disediakan rakyat. Mau??

[Muhammad Yasir]

Advertisements

One thought on “Berasap di Lingkungan Macowa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s