Gempa Jepang 7,1 SR 10 Juli 2011

Gempa dengan kekuatan 7,1 skala Richter mengguncang pantai tenggara Jepang, Minggu 10 Juli 2011, sekitar pukul 09.57 waktu setempat.

Badan Meteorologi Jepang langsung mengeluarkan peringatan potensi tsunami untuk wilayah Iwate, Miyagi, dan Fukushima.

Menyusul peringatan itu, para pekerja di Fukushima dilaporkan langsung dievakuasi. Sementara, pihak Tokyo Electric Power Co (TEPCO) mengatakan, pihaknya belum menerima laporan terbaru dari Fukushima Daiichi, tempat reaktor nuklir yang bocor karena gempa dan tsunami Mare lalu. “Kami masih memeriksa rincian, tetapi pendinginan reaktor terus,” kata juru bicara TEPCO.

Meski tak besar, lindu menimbulkan tsunami kecil di Samudera Pasifik di wilayah utara Jepang. Di kota pelabuhan Ofunato, di Prefektur Iwate, terlihat gelombang tsunami yang hanya setinggi 10 centimeter pada pukul 10.44 waktu setempat.

Sementara, tayangan televisi dari pelabuhan di Ofunato menunjukkan, tak ada tanda-tanda tsunami. Permukaan air nampak tenang. Hingga berita ini diturunkan, tidak ada laporan adanya kerusakan akibat gempa dan tsunami.

Badan Geologi AS (USGS) juga memperkirakan gempa yang mengguncang Jepang Minggu pagi berkekuatan 7,1 SR. Pusat gempa di lepas pantai pada kedalaman 10 kilometer.

Sebelumnya, pada 11 Maret 2011, wilayah yang sama diguncang gempa 9,0 skala Richter. Lindu memicu tsunami yang menewaskan lebih dari 21.000 orang dan kerusakan parah di wilayah pesisir. Gempa saat itu juga memicu krisis nuklir parah di pembangkit Fukushima Daiichi.

(AsiaOne, AP)

Semoga sahabat dan saudara-saudara di sana tidak kenapa-kenapa.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s