Kondisi Memprihatinkan Lebaran 1432 H di Panti Jompo (video)

Pagi ini lagi nonton TVone, miris hati ini melihat tentang kondisi Panti Sosial Tresna Werdha di Pare-pare, Sulawesi Selatan yang sangat memprihatinkan. Kabar awalnya, para penghuni panti jompo disuguhi makanan basi oleh pengelola panti berkembang menjadi isu sosial, TV one langsung datang meliput ke lokasi. Ternyata disamping disuguhi makanan basi, tempat yang ditinggali juga tak layak huni, jorok dan bau. Nah, hal inilah yang disoroti TVone, menjadi headline dalam 3 hari ini, beritanya itu-itu saja.

Panti sosial yang berada dibawah naungan pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan ini hampir mirip dengan kandang kambing. Di layar televisi tampak jelas kamar yang dihuni oleh para jompo memang tidak layak huni. Orang tua di panti jompo tersebut (maaf) selayaknya hewan peliharaan. Makan, tidur, bahkan buang air disitu. Namanya juga orang tua, kalau kebelet yah ngompol. Tidak ada yang membersihkan tempat mereka. Sungguh dari penglihatan mata, lebih enak dan layak tinggal di penjara dari pada di panti jompo tersebut.

Awalnya, reporter TVone datang ke lokasi untuk menayangkan sisi lain perayaan lebaran Idul Fitri 1432 H. Kata reporter, November tahun 2010 sudah pernah kesini, kondisi panti sejak dulu seperti ini, memprihatinkan, namun tidak terlalu di gembar-gemborkan media. Barulah tahun ini ter blow up media karena ternyata kondisi tahun ini tidak berubah, dan bertepatan dengan momen yang sangat baik, lebaran.

Barulah setelah mendengar kabar dari media, walikota turun ke lokasi meninjau kebenaran berita. Disana, walikota disuguhi lontong basi yang dimakan oleh penghuni panti jompo. Dengan serta merta walikota memberi makanan yang layak. Namun, sampai kapan akan begini? Seandainya tidak diliput dan diberitakan media, tentu pak Walikota tidak akan tahu kondisi menyedihkan ini. Dalih pak walikota, yang mengelola panti jompo adalah pemerintah provinsi sehingga pemerintah kota Pare-pare tidak bisa berbuat banyak.

Jadilah beberapa hari ini berita ini menjadi ajang dialog antara media, pemerintah, dan para pengamat. Dari dialog-dialog ini terungkap beberapa fakta dan alasan-alasan.

Kepala Panti berlebaran di Makassar saat kejadian ini. Tidak ada pelimpahan tanggung jawab karena banyak atau mungkin hampir semua pegawai panti berlebaran bersama keluarga masing-masing.

Soal makanan basi hanya masalah teknis. Makanan basi terjadi karena penundaan lebaran Idul Fitri tahun ini yang awalnya hari selasa menjadi hari rabu. Pengurus panti ingin memberi surprise bagi penghuni panti dengan membuat lontong dan makanan lebaran lainnya. Namun karena lebaran ditunda, makanan baru disuguhkan hari rabu padahal sudah dibuat sejak senin malam. Gimana tidak basi hayoo. Ini alasan dari Kadis Sosial Sulsel.

Setelah diberitakan, barulah panti ini mulai dibersihkan. Dari yang saya lihat, yang membersihkan memakai baju “tanggap bencana tagana”. Ini termasuk bencana yah?

Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulsel telah mencopot Kepala Panti Jompo karena manajemen yang kurang, sudah pernah diperingati sebelumnya, dan terlebih karena kasus ini. Kadis sosial juga berjanji akan lebih memperhatikan kondisi panti dengan berusaha melobi pihak terkait (Bappeda dan DPRD) untuk penambahan anggaran. Anggaran panti jompo sekarang ini sekitar 600 juta rupiah pertahun. 200 juta untuk makan-minum penghuni panti, sisanya untuk biaya operasional.

Kondisi yang sangat buruk ini hanya terjadi di ruang isolasi, yang menampung orang tua yang bermasalah dan susah diatur. Ada 10 wisma dan bisa menampung hingga 100 orang. Penghuni ruang isolasi sekitar 6 orang (Kata Kadis Sosial Sulsel). Namun kata reporter TVone, semua wisma di panti jompo ini hampir seluruhnya sama kondisinya. Beda-beda tipis dengan ruang isolasi. Bahkan pengakuan sang reporter, saking baunya wisma-wisma ini, dia menggunakan masker karena tidak tahan bau busuknya.

Dirjen sosial pusat (kalau tidak salah eja) mengatakan kondisi panti jompo di Pare-pare memang sangat memprihatinkan. Hasil penelusuran lanjutan mengatakan bahwa jika orang tua meninggal, akan dikubur bersama barang-barangnya seperti kasur dan pakaian (karena saking joroknya, entah dimandikan atau tidak). Dan penghuni baru akan melantai karena tidak ada kasur tambahan.

Standar pelayanan panti jompo yang memenuhi standar pelayanan minimal dapat dilihat di panti jompo di Gowa, Sulsel. Hanya panti jompo di Pare-pare yang kondisinya sangat buruk. Kata Dirjen sosial pusat (kalau tidak salah eja) lagi.

Berikut ini video kondisi panti jompo Tresna Werdha Pare-pare

Begitulah, saya sangat miris melihatnya. Terbayang jika saya sudah tua, tidak ada yang merawat, bahkan mungkin hanya menjadi beban negara. Kasihan. Saya jadi ingat nenek di kampung.

6 thoughts on “Kondisi Memprihatinkan Lebaran 1432 H di Panti Jompo (video)

  1. Klo daerah tdk bisa biaya kembalikan saja ke UPT kemensos, Contohnya kaya Panti Jompo Gowa.

  2. syukur berita tvone cepat di respon..skarang kondisi panti dari berita tvone sdh sngat beda dengan yg dulu…global tv jg pernah tayangkan hal yg sama lho tapi begitulah kutang diorespon pada saat itu

  3. gila tuh pngurus panti, setan berwujud manusia, oopss bhkan derajatnya si pengurus (ma kepala panti) bahkan terlalu baik jika masih dibilang setan, damn!!
    Hei hei, kadis sosial sulsel ada salah tingkah tuh, terliat betapa kurang bijaksanya dia (maaf, saya enggan menyebut beliau). Kalo kalian jeli liat tv one pagi td terliat si kadis pd awalnya ngebales hal ini dgn berkata bhwa “yg dishoot ntu cuman sekedar tempat isolasi en dia TAU PASTI HAL INI” (sumpah, gw dngar dgn pasti ni orang ngomong kyak gini), tp begitu tv one menghubungi reporter tv one yg diTKP dimana sang reporter mengatakan “bhwa yg trshoot ntu mrupakan smua tmpat emang spt ntu”, eeeehhhh… What the damn hell?? Si kadis langsung kelabakan en ngerespon kalo “dia belum TAU PASTI KONDISINYA”, nah loh? Plin plan ni orang?? Ntah knp td hal ini gak begitu diperhatiin td.

    Gw sumpah, smpet hening, terhanyut, bhkan ampe netesin air mata saat ngeliat keadaan panti dgn dihiasi oleh ucapan2 ustadz bintang tamu (gw gak nginget namana, cuz trbawa suasana)
    sekian.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s