untuk apa resepsi pernikahan ?

Untuk apa resepsi pernikahan ? Atau dengan kata lain, apa fungsi resepsi pernikahan ? Pertanyaan ini sering terlintas di kepala saya, bukan apanya, banyak acara resepsi pernikahan yang saya lihat terkesan berfoya-foya, memamer kekayaan, dan menegaskan status sosial. Resepsi pernikahan glamour menandakan si empunya pesta orang kaya, terpandang, atau berstatus sosial tinggi. Lain halnya dengan pesta sederhana yang menandakan yang punya hajatan adalah rakyat jelata, orang yang biasa-biasa saja. Selain itu, ada alasan lain orang menyelenggarakan resepsi yang wah karena “ini kan acara sakral, insya allah sekali seumur hidup, tidak ada salahnya dibikin meriah dan mewah supaya dapat dikenang sepanjang masa..”, atau “ini anak tunggal saya, tidak ada pesta pernikahan lagi yang akan saya selenggarakan, sekalian mewah lah..”, alasan klasik orang-orang.

Lantas, apa sebenarnya fungsi dari resepsi pernikahan ? Apakah sesempit itu pemikirannya ? Menurut teman saya yang kebetulan ilmu agamanya lebih mumpuni, resepsi pernikahan berfungsi :

1. Menghindari fitnah.
Ini terutama buat mempelai perempuan. Resepsi sebagai pemberi kabar kepada seantero jagad bahwa si perempuan sudah halal diajak jalan atau berdua-duaan oleh suaminya. Dan “diumumkan” bahwa pasangan si perempuan adalah si ini atau si itu sehingga tidak lagi menimbulkan fitnah terutama dari tetangga.

2. Membagi kebahagiaan.
Ini terutama bagi mempelai laki-laki dan keluarganya. Tak dapat dipungkiri, menikah adalah momen yang sangat membagiakan terutama bagi kedua mempelai. Untuk membagi kebahagiaan, diadakan resepsi atau pesta dengan menghidangkan makanan terbaik dengan tujuan untuk membahagiakan undangan. Makanya, biasa juga ada iring-iringan musik atau electone karena standar kebahagiaan bagi sebagian orang sekarang ini adalah menyanyi-menyanyi, berhura-hura hingga tertawa-tertiwi tanpa batas. Sungguh bahagia ?

Sebenarnya, hanya itulah dua fungsi utama resepsi, yang lain mengikut saja. Nah, kalau dengan kesederhanaan kita dapat “mengumumkan” halalnya seorang perempuan kepada seorang laki-laki dan kita dapat membagi kebahagiaan bersama teman, sahabat, keluarga yang hadir pada resepsi pernikahan, mengapa resespsinya tidak sederhana saja ?

Saya terus terang kagum dengan acara resepsi penikahan andhara early dengan bugi panthom. Acaranya bertema “garden party”, sederhana namun sepertinya sangat menyenangkan. Para tamu yang hadir tak perlu memakai pakaian dan make up menor yang sangat merepotkan karena konsepnya sendiri bertema kasual dengan mengadakan resepsi di tempat terbuka / outdoor di sebuah taman. Tampak tetamu sangat bahagia hadir di pesta ini, sebahagia kedua mempelai. Sederhana namun asyik, bahkan penjual gorengan pun diajak berjualan disini. Sungguh mengubah mindset saya selama ini tentang resepsi pernikahan terutama oleh para artis.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s