Proses Daur Ulang Ponsel

Ada berapa banyak ponsel (hape, handphone, telepon genggam) di dunia ini? Sepertinya sudah miliaran. Satu orang sudah sangat jarang memakai satu hape, minimal dua lah. Dari banyaknya hape tersebut tentu sudah sangat banyak yang rusak dan tidak dapat digunakan lagi. Bayangkan jika hape rusak tersebut dibuang begitu saja tanpa bisa di daur ulang, bisa hancur bumi ini. Makanya banyak perusahaan hape yang memakai bahan yang bisa di daur ulang agar tidak membahayakan lingkungan.

Bagaimana proses daur ulang ponsel? Awalnya, komponen ponsel akan dipisah-pisahkan . Dari baterai, papan sirkuit, papan ketik ataupun panel LCD masing- masing akan menghasilkan bahan tersendiri. Masing-masing bahan ini juga masih akan disaring. Sebagai contoh, komponen plastik di casing ponsel dihancurkan dan dipadatkan. Kemudian akan dilelehkan dan dicetak menjadi barang- barang baru. Misalnya saja menjadi kursi. Hasil daur ulang ini kemudian dipasarkan kembali.

Di Indonesia, proses daur ulang ponsel Nokia dilakukan bekerja sama dengan TES-AMM , sebuah penyedia jasa global yang memberi solusi bagi produsen elektronik dalam pengelolaan daur ulang. Ketimbang hanya menumpuk tak terpakai, ponsel pemberian konsumen akan didaur ulang oleh TES-AMM.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s