Membatalkan Asuransi

Hari ini saya sedikit gundah dengan sebuah perusahaan asuransi. Ceritanya begini. Sekitar setahun yang lalu, saya ditelepon oleh costumer service sebuah perusahaan asuransi yang menawarkan pertanggungan selama 5 dan 10 tahun dengan premi sebesar 140 ribu rupiah per bulan. Apabila saya tidak meninggal atau cacat tetap selama periode pertanggungan, maka uang yang saya setorkan akan kembali 100%. Telepon tersebut sekaligus sebagai bukti persetujuan bahwa saya bersedia mengikuti program asuransi ini walaupun sebenarnya 140 ribu perbulan sangat-sangat berat bagi saya. Tagihan akan langsung masuk ke kartu kredit saya. Sebulan kemudian, polis asuransi berbentuk sertifikat sampai ke tangan saya.

Berselang sepuluh bulan, saya bertambah berat untuk membayar asuransi ini karena semakin banyak kebutuhan lain yang mesti saya tanggulangi. Sehingga, saya berniat untuk menyudahi ”kerjasama” tersebut. Cara membatalkan asuransi pada aturan perasuransian ini cukup mudah, yaitu dengan mengembalikan polis tersebut dan surat tertulis mengenai pembatalannya.

Hari ini saya mengecek tagihan kartu kredit saya, syukurlah tagihan asuransi yang saya batalkan bulan lalu tidak muncul lagi pada tagihan bulan Desember 2011 ini. Walaupun demikian, saya kecewa karena 140 ribu dikali 10, uang yang saya setorkan selama 10 bulan tidak dikembalikan pihak asuransi.

2 thoughts on “Membatalkan Asuransi

  1. Mas. Dikirim demand polls n Surat pembatalannya ya? Apa .ke asuransinya? Axis aka ngalamin Hal yang Sama jga.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s