Gerakan ASUBAR, Asal Bukan Barca!

Chelsea sukses mengubur ambisi Barcelona menjadi tim pertama yang sanggup mempertahankan gelar Liga Champions. Kutukan itu (juara liga champions 2 kali berturut-turut) masih berlaku. The Blues berhasil menahan imbang 2-2 Barcelona dalam semifinal yang berlangsung di Camp Nou, Selasa 24 April 2012 (Rabu dini hari WITA). Hasil ini membawa Chelsea unggul agregat 3-2 setelah menang 1-0 di leg pertama.

Barca sebenarnya sempat percaya diri setelah unggul dua gol lewat gol Sergio Busquets menit 35 dan Andres Iniesta menit 43. Alzugrana juga unggul dalam jumlah pemain setelah John Terry mendapat kartu merah pada menit 36. Namun, gol Ramires pada injury time babak pertama membuat peluang Chelsea kembali terbuka. Selain unggul jumlah pemain, Lionel Messi sebenarnya memiliki peluang emas menit 49 lewat titik penalti. Sayangnya tendangan pemain terbaik dunia 3 kali ini membentur mistar gawang. Gol Fernando Torres pada injury time babak kedua akhirnya benar-benar memastikan langkah Chelsea ke partai final. Barca pun harus tersingkir dengan tragis. Chelsea sekaligus menuntaskan dendam kesumat dari Barca saat dipecundangi (kalau tidak mau dibilang dicurangi) 3 tahun lalu saat perempat final liga Champions.

Sesaat setelah kemenangan Chelsea, situs portal berita dan jejaring sosial Facebook dan Twitter kemudian ramai dengan berbagai komentar. Paling banyak yang bersuka cita atas kegagalan Barca. Bagaimana tidak, selain banyak yang menyukai klub sepakbola Barcelona, tak sedikit pula yang membencinya. Bisa dikatakan hampir seluruh fans sepakbola selain Barca membenci klub ini. Sebut saja Real Madrid (seteru abadi el Clasico), Manchester United (yang dipecundangi di final liga Champions musim lalu), AC Milan (yang disingkirkan Barca tahun ini), hingga Chelsea sendiri, semuanya bersuka cita atas hasil ini. Hingga ada istilah yang muncul ASUBAR, Asal bukan Barca ataupun BANCILONA. Mereka sangat benci Barca karena subjektifitas mereka sendiri, Barca sangat sering dibantu wasit, pemainnya cengeng dan suka diving, katanya.

Bagaimanapun, banyak juga yang respek dengan permainan tiki taka Barca. Namun permainan “indah” mereka terhenti di titik ini. Adios so long Barca, sampai jumpa musim depan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s