Menkes Mundur

Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih mengajukan permohonan pengunduran diri saat dijenguk Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Kamis (26/4/2012) siang kemarin. Menkes mengajukan permohonan pengunduran diri agar lebih berkonsentrasi ke pengobatan. Presiden SBY menyetujui pengunduran diri Menkes, dengan demikian untuk sementara sejak 26 April 2012 Kementerian Kesehatan sehari-hari dijalankan oleh Wamen beserta pejabat terkait.

Menkes dideteksi mengidap kanker paru sejak Oktober 2010, setahun setelah pelantikan Menteri Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) jilid II. Sejak itu Menkes telah menjalani pengobatan baik di dalam negeri dan luar negeri selama kurang lebih satu setengah tahun. Namun dalam 3 minggu terakhir, Menkes terpaksa kembali dirawat di RSCM karena merasa tubuhnya nyeri. Kesimpulan hasil pemeriksaan menyeluruh yang dilakukan tim dokter RSCM menemukan Menkes memerlukan pengobatan berupa radioterapi atau radiasi secara serial. Selain radioterapi, dilakukan pula pemantauan kondisi darah dan metabolisme untuk meningkatkan stamina tubuh. Sebelumnya, selama menjalani perawatan di RSCM, Menkes masih memberikan arahan kepada para stafnya.

Berikut ini profil (mantan) Menkes.

Endang Rahayu Sedyaningsih adalah Menteri Kesehatan Indonesia ke-18 (Masa jabatan
22 Oktober 2009 – 26 April 2012) zaman pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Menggantikan Siti Fadilah Supari. Lahir di Jakarta, 1 Februari 1955. Lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia tahun 1979, dan meraih gelar Magister dan Doktor di Harvard School of Public Health.

dr. Endang Rahayu Sedyaningsih, MPH, DR.PH sebelumnya pernah menjabat sebagai Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Biomedis dan Farmasi, Badan Penelitian dan Pengembangan Depkes. Endang bersuamikan Dr. Reanny Mamahit, SpOG, MM (Direktur RSUD Tangerang) dan memiliki dua putra dan satu putri.

Banyak tanya seputar pengangkatannya dulu sebagai Menkes, mulai dari ketidaksopanan SBY memanggil Nila Anfasa Muluk sebagai calon Menkes juga hingga tudingan bu Endang adalah pilihan Amerika karena terkait dengan NAMRU. Bagaimana pun, kinerja Kemenkes di bawah bu Endang bisa dikatakan biasa-biasa saja, sama saja dengan sebelumnya. Bagaimana pun, saya salut dengan keputusan beliau, legowo melepaskan jabatan karena merasa tidak sanggup lagi merupakan langkah bijak. Bagaimana dengan pejabat lainnya? Masih sanggup? Maaf dan Terima kasih bu Menkes.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s