Filosofi Libur

Libur adalah saat yang selalu dinantikan oleh semua orang yang bekerja. Namun tidak demikian bagi yang tidak bekerja, libur adalah saat yang membosankan. Namun demikian, sebenarnya apa sih libur itu? Atau pertanyaan kerennya, apa filosofi libur? Mari kita bahas.

Hari libur atau liburan adalah suatu masa di mana orang-orang meluangkan waktu yang bebas dari pekerjaan atau dunia persekolahan. Umumnya liburan terjadi pada pertengahan tahun atau akhir tahun, dan juga pada hari raya [wikipedia]. Ada juga libur sekali dalam satu minggu, yaitu di hari minggu saat akhir pekan. Tentunya hari libur diadakan (atau lebih tepatnya disepakati) agar manusia nyaman akan hidupnya. Manusia akan stress jika setiap saat bekerja, sehingga butuh pelepas stress ataupun sekedar beristirahat dari pekerjaan dengan durasi waktu “hari”. Karena libur durasinya adalah hari, maka jika kita tidak “kerja” atau “terbebani” dalam satuan waktu jam, maka bukan libur namanya, tapi sekedar “istirahat” Nah, itulah pengertian libur. Sesederhana itu.

Dari pengertian libur tersebut, ditarik lagi kesimpulan. Jika tidak nyaman, maka bukan libur namanya. Terminologi kerennya, Libur adalah hari dimana kita dapat menentukan apa yang ingin kita lakukan tanpa ada tekanan pihak lain atau keterpaksaan. Di rumah seharian tapi sambil kerja apa yang tidak disenangi, atau bahkan diam di rumah, tidak ke kantor, tapi masih memikirkan pekerjaan, itu BUKAN libur. Hari libur adalah hari dimana secara murni kita bisa tentukan sendiri maunya kita. Mau tidur, ok! Mau mengerjakan sesuatu yang berat, silakan, asal tanpa tekanan dan menyenangkan buat kita, mau jalan-jalan menenteng kamera, ok! Apapun, yang penting bebas dan membuat kita happy! Bahkan pergi bersama keluarga, jika itu sifatnya menjalankan kewajiban, tidak bisa disebut libur [Kupalima].

Dari beberapa pengertian tersebut, bisa saya katakan orang yang “bekerja” setiap hari pekerjaan yang disenanginya, tanpa tekanan atau paksaan bisa saya katakan “libur”. Tentu ada orang didunia seperti ini. Setiap hari senang, bahagia menjalani pekerjaannya, setiap hari libur. Menurut saya inilah orang paling bahagia di dunia.

Bagaimana dengan anda temans? Cukupkah waktu libur anda? Atau malah anda tidak mempunyai hari libur? Semangat libur hari minggu temans.

Copasan : http://www.kupalima.wordpress.com/2009/08/02/jumlah-hari-libur-adalah-ukuran-kebahagiaan/

Advertisements

2 thoughts on “Filosofi Libur

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s