No Action Tweet Only, NATO

No Action Talk Only – NATO. Mungkin istilah itu tak asing lagi bagi anda, merujuk pada orang yang bisanya hanya bicara tanpa berbuat apa-apa. Di dunia nyata banyak yang seperti ini (NATO), protes dan mengecam kiri-kanan hingga bicara politik level langit tanpa memberikan solusi yang berarti. Kalau NATO dahulu dipersepsikan untuk dunia nyata, dunia offline, kini seiring berkembangnya dunia online, dunia social media, dunia Facebook dan cerewet berkicau Twitter, istilah tersebut berkembang menjadi NATO, No Action Tweet Only, Tidak ada kejadian, hanya cerewet, mungkin demikian terjemahan langsungnya. NATO sekarang mengacu pada aktifitas online, ada orang yang mungkin separuh hidupnya ada di dunia maya, dari yang jelas-jelas hidup dengan mencari uang sampai yang sangat tidak jelas (ngeblog, facebook, dan twitter, gaming), di dunia kasat mata, hanya makan dan tidur saja actionnya.

Banyak orang, dengan akun twitter abal-abal menghentak dunia maya dengan opini dan pandangannya, kebanyakan mengenai kebobrokan orang lain dan terutama pemimpin bangsa ini. Tercatat akun twitter @triomacan2000 yang meraup ribuan follower dari kicauan-kicauan kontroversialnya, tanpa pengikutnya tahu siapa sebenarnya dia di dunia nyata (atau hanya saya saja yang tidak tahu?). Ada beberapa akun abal-abal lain yang mencoba mengikuti jejak @triomacan2000, populer dari twit kontroversial, namun hampir semuanya berujung tragis, tidak jelas keeksisannya.

Saya membatin, hampir setiap menit twit-twit @triomacan2000 memenuhi timeline twitter saya, tidak adakah kerjaan lainnya selain berkicau? Apa pekerjaan utamanya di dunia offline? Terlepas dari kualitas kicauannya berupa pencerahan (atau tepatnya provokasi) kepada pengikut setianya, saya jadi bertanya-tanya mengenai kapabilitasnya di dunia nyata. Di dunia nyata, siapakah sebenarnya si X yang berperan sebagai @triomacan2000 di dunia maya? Apakah dia mempunyai dunia nyata? Ataukah dunia nyatanya di dunia online itu? Terus, apa “karya nyata”nya bagi bangsa dan orang banyak selain berkicau?

Saya refleksikan ke diri sendiri, walaupun pengikut di twitter masih seiprit, saya sangat hati-hati berkicau. Maklumlah karena akun twitter saya asli, sangat mudah menemukan saya di dunia offline hanya dari penelusuran akun (twitter) saya di dunia online. Kasarnya, kalau melontarkan kicauan berbau kontroversi bahkan dianggap subversif, sangat mudah menangkap saya. Saya sangat yakin akun abal-abal provokatif tersebut takut ditangkap. Tak mengapalah provokatif, yang penting kicauan mereka benar dan dapat dipertanggungjawabkan (walaupun kita tidak tahu siapa yang benar dan siapa yang mesti bertanggungjawab). Entahlah, mungkin memang akun abal-abal hanyalah NATO, No Action Tweet Only.

Advertisements

4 thoughts on “No Action Tweet Only, NATO

  1. bener banget, banyak akaun maya di sono yg kurang action. saya baru tau neeh istilah NATO no action tweet only, lucu juga 😀 hehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s