Semangat Sore dengan Teh Patah

Hari ini, demi tugas negara, mengelimimasi lagi hari libur untuk kesekian kalinya. Ada pertemuan pengelola program zoonosis tingkat kabupaten. Pertemuan di hotel JL Star Makassar, namanya saja ”hotel” namun sepertinya fasilitas wisma, tak mengapa asal semangat.

Banyak permasalahan mengenai penyakit zoonosis, terutama mengenai pelaporan dan tata laksana kasus. Penyakit zoonosis yang didiskusikan antara lain rabies, antraks, leptospirosis, dan flu burung.

Ternyata permasalahan utama adalah soal klasik, uang. Pencegahan dan Penanggulangam penyakit seperti penyelidikan epidemiologi, pengadaan vaksin, periksa cepat, dan pengobatan pasien butuh biaya. Mungkin biayanya dipakai petinggi untuk pencitraan saja seperti pembangunan gedung, padahal pelayanan dasar berupa pencegahan dan penanggulangan penyakit adalah hal dasar peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

Semangat saja, waktunya istirahat sore bersama teh patah dan kue tradisional. Kuenya ada panada dan onde-onde jawa. Teh patah? Terjemahan langsung dari tea break. Semangat sore…..

6 thoughts on “Semangat Sore dengan Teh Patah

  1. Zoonosis teh apaan Mas?
    KAlo googling dan hasil wikipedia:
    “any infectious disease that can be transmitted between species (in some instances, by a vector) from animals to humans”

    Btw teh dan makanan manis memang bisa balikin energi..😀

    1. Betul.. Zoonosis memang penyakit bersumber binatang.. Seperti anjing sebagai penyebar rabies, tikus untuk penyakit leptospirosis, ayam untuk flu burung, atau sapi penyebar antraks.. Mantepp tuh guglingnya..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s