Antri Anak Sekolah, Belajar Sabar

Seorang anak berseragam SMP mengendarai motor tiba-tiba memotong antrian SPBU di belakang saya. Tanpa malu (entah dia tahu atau kepala batu) merapatkan motornya ke motor saya agar bisa memotong antrian. Saya cuma mengedipkan mata, memberi kode kalau ada pengantri di belakang saya yang lebih berhak duluan mengisi bensin. Si pelajar cuma tersenyum. Orang yang antri duluan di belakang akhirnya hilang kesabaran, memanggil si pengacau dengan kata ”woi!!” tiga kali. Si anak pun mundur teratur.

Itulah potret sebagian pelajar kita, tidak sabar, malas disiplin dan belajar berontak walau salah. Pertanyaan selanjutnya, mengapa anak SMP sudah berani bawa motor? Siapa yang menerbitkan SIMnya?

Advertisements

One thought on “Antri Anak Sekolah, Belajar Sabar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s