Taubat Setelah Shalat

Mengapa ketika selesai melaksanakan Shalat kita disunnahkan beristighfar? Bukankah Shalat itu adalah perbuatan kebaikan, bukan perbuatan dosa dan tercela?

Pertanyaan ini terjawab dalam isi khutbah Jumat tadi. Kalau berbuat kebaikan saja kita dianjurkan bertaubat, apalagi kalau perbuatan jahat. Manusia adalah tempatnya kesalahan dan kekhilafan, namun khilaf tersebut kiranya dapat ditutupi dengan taubat. Musyrik adalah satu-satunya dosa yang tak terampunkan, tidak dengan dosa-dosa yang lain apabila kita bertaubat dengan sebenarnya taubat.

Istighfar setelah Shalat bertujuan meminta ampun pada Allah SWT, karena saat melaksanakan Shalat dipastikan kita pernah khilaf dan mengingat selain Sang Pencipta, yang mana lalai mengingat-Nya saat Shalat adalah termasuk dosa.

Advertisements

One thought on “Taubat Setelah Shalat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s