Ponsel Jatuh (2)

Saya mencurigai semua orang di jalan. Pejalan kaki, yang naik mobil,apalagi bikers. Saya meyakini orang paling mencurigakan, seorang ojekers. Gelagatnya aneh, meraba kantong celananya sepertinya dengan penuh sukacita. Tatapan mata kami bertemu, namun saya tak punya alasan kuat bertanya apalagi menginterogasi. Dia berlalu saja.

Tak ada tanda ponsel ketemu, dua kali berputar saya hampir menyerah, menunggu keajaiban di persimpangan jalan, berharap tiba-tiba ada orang mendekat dan berseru “bukan hape bapak yang jatuh??” sambil membawa ponsel saya. Namun keajaiban ini sepertinya sulit dibayangkan.

Hari gini mengembalikan ponsel tercecer? Sepertinya hanya ada di cerita pelajaran anak SD, sinetron murah, dan dongeng pengantar tidur.

Advertisements

One thought on “Ponsel Jatuh (2)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s