Posterous Tutup Usia, April 2013

Platform blog Posterous yang diakuisisi Twitter akhir tahun lalu akan ditutup pada April 2013. “Pada 30 April, kami akan mematikan posterous.com dan aplikasi bergerak kami dengan tujuan fokus pada Twitter,” tulis Founder sekaligus Chief Executive Officer Posterous Sachin
Agarwal di blog. “Ini berarti Posterous Spaces tidak dapat dilihat atau diedit lagi mulai tanggal 30 April,” tambahnya.

Posterous dirilis pada 2008 untuk menyederhanakan proses blog dan Twitter mengakuisisinya sekitar tiga tahun yang lalu dan mengambil karyawan yang berbakat. Setelah mengakuisisi platform blog tersebut, Twitter terus meluncurkan fitur baru. Akan tetapi, mereka akhirnya akan segera mematikan layanan itu. Di akhir Desember, Posterous memperkenalkan fitur yang memungkinkan pengguna mengekspor tulisannya serta mempermudah proses pengirimannya ke platform lain seperti WordPress dan Tumblr. Bulan lalu, ada laporan bahwa Posterous tidak akan lagi menerima pendaftaran baru. “Kami ingin berterima kasih kepada pengguna yang mendukung perjalanan kami,” tutur Agarwal. “Kami berharap dapat mempermudah proses transisi dan menanti Anda di Twitter.” (Mashable/Metrotvnews).

Walaupun saya tidak menggunakan Posterous, sungguh menyedihkan, berita di atas cukup mengguncang dunia perblogan. Banyak blogger kreatif menurut saya lahir dan besar di Posterous. Seperti platform blog yang sudah cukup senior, Multiply, yang di euthanasia beberapa waktu lalu, ini memberi sinyal kalau tak ada yang abadi di dunia maya. Saya kemudian membayangkan bila platform blog gratisan besar seperti WordPress atau Blogger gulung tikar.

Salah satu blog berplatform Posterous yang saya suka dan menjadi mashab blog ini adalah punya pamantyo, postyorous menerous di antyo.posterous.com. Mungkin saya terlalu berlebihan bila pamantyo bersedih hati, karena saya tahu beliau punya peternakan blog yang bagus. Namun tentu saja berefek walaupun sedikit, beliau posting tiap hari di blog tersebut, bahkan postingannya mengalahkan jumlah kali makan dalam sehari! Saya lalu membayangkan pamantyo mengekspor file posterousnya ke WordPress atau platform lain, mungkin serupa saat matinya dagdigdug dulu. Kira-kira apa hasil lahiran baru tersebut? Antyopress Menerous? Entahlah.

Saya ucapkan turut berbela sungkawa, selamat jalan Posterous, selamat mengekspor postingan. Mungkin Twitter mengakuisisi Posterous 3 tahun lalu hanya untuk dimatikan. Menyedihkan!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s