Mi Titi, Mau?

Baru pulang dari keliling Makassar, naik motor. Mumpung tidak hujan, istri minta ditemani cari jambu air, buah yang diidamkan beberapa hari ini. Katanya, jambu air ada di depan kantor Taspen, jalan Botolempangan, bersepeda. Sesampai disana, ternyata tidak ada. Entah tidak ada karena sudah malam, sudah habis, atau memang tidak dijual karena tidak musim. Untunglah istri bisa nrimo, membawa pulang langsat dan jeruk bali sebagai gantinya.

Sebelum pulang, singgah makan mi titi panakkukang. Kalau mi titi saya pun suka. Saya pesan mi titi porsi besar, istri porsi kecil. Mi titi adalah sejenis mie kering khas Makassar. Mie kering disiram dengan kuah kental dengan campuran ayam, bakso, dan lainnya. Nikmat, kenyang. Mau?

Pulangnya, dikejutkan berita ditetapkannya Anas Urbaningrum sebagai tersangka kasus Hambalang. Siap-siap digantung di Monas?

Advertisements

2 thoughts on “Mi Titi, Mau?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s