Satu Negara Satu Tim (Nasional)

Timnas Indonesia kembali menelan kekalahan dalam laga kedua ajang Pra Piala Asia. Setelah kalah dari Irak, malam ini ‘Skuad Garuda’ tunduk 1-2 dari Arab Saudi. Indonesia sempat unggul lebih dulu lewat gol cepat Boaz Sollosa setelah dibalas dua gol oleh tim elang hijau. Saat ini tim garuda belum memetik satu poin pun dan masih menjadi juru kunci klasemen. Selain Irak dan Arab Saudi, Indonesia berada satu grup dengan raksasa sepakbola Asia, Cina.

Terlepas dari kekalahan ini, muncul semangat baru pasca “disatukannya” kembali tim Nasional pada KLB PSSI beberapa waktu lalu. Seluruh pemain berdarah Indonesia bisa membela tanah airnya, tanpa pandang ras, suku, agama, bahkan liga sepakbola apa yang dia masuki. Jangankan itu, pemain naturalisasi pun bisa menyumbangkan kemampuannya walaupun tak banyak membantu “anak pribumi”.

Bisa dilihat spanduk besar di tepi stadion, ONE NATION ONE TEAM. Awalnya saya mengartikannya SATU TIM NASIONAL, namun melihat desainnya dengan seksama, artinya sepertinya SATU NEGARA SATU TIM. Walaupun berbahasa asing (biar keren dan gaul), kita bisa merasakan semangat bersatunya timnas merah putih. Apalah artinya sepakbola tanpa persatuan? Bukankah seharusnya sepakbola yang menyatukan kita, bukan malah mencerai beraikan kita? Ya, mari bersatu, dengan semangat merah putih. Walaupun malam ini kalah, Kami tetap mendukungmu. Semoga menang dilain waktu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s