Android Pecah Ndase

image

Beberapa hari ini saya menggunakan Samsung Tab P1000 warisan Sar sebagai ponsel default, berhubung Nokia C7 sudah laku dan Nokia N82 hancurnya kebangetan. Lumayan enak pakai tab walaupun kadang merepotkan karena kebesaran. Saya mulai kecanduan permainannya, dan aplikasi social medianya seperti wordpress, instagram, twitter, dan facebook saya akses dikala sempat. Setelah donlod aplikasi gambar-menggambar, jadilah saya menggambar asal seperti di atas.

Android, saya tiba-tiba tertarik mencari infonya setelah mendonlod lagu Green Day -band favorit saya- yang berjudul sama, Android. Lagu berdurasi 3 menit pas ini berasal dari album kedua Green Day (Kerplunk, 1992). Berikut ini liriknya.

***

ANDROID

Hey old man in woman’s shoes
I wonder if he knows I think he’s crazy
When he was young did he have dreams
Of wearing woman’s shoes and being crazy?

It makes me wonder when
I grow to be that age
Will I be walking down the street
Begging for your spare change?
Or will I grow that old?
Will I still be around?
The way I carry on I’ll end up
Six feet underground
And waste away…

When the old man was in school
Did the golden rules make him go crazy
Or did he hide away from hopes
Behind a smile and smoking dope
It’s crazy

It seems so frightening
Time passes by like lightning
Before you know it you’re struck down
I always waste my time on
My chemical emotions
It keeps my head spinning around
And waste away…

***

Ada yang menarik saat saya mendapatkan lagu ini dari hasil browsing.

1. Mengapa tak satupun kata Android hadir dalam lirik lagu?
2. Lagu ini tercipta jauh hari sebelum istilah Android ngetop, siapa yang ikut-ikutan?

Untuk mendapatkan jawabannya, saya kembali browsing, dan hasilnya :

Pertama,

Green Day memang sering membuat lirik lagu yang seakan ndak nyambung, padahal mengandung arti yang sangat mendalam. Dari geekstinkbreath.com, arti lagu kurang lebih begini.

Dalam lagu ini narator bertanya-tanya apa yang akan terjadi padanya ketika ia tua nanti. Dimulai dengan berpikir tentang orang tuanya sendiri. Ia melihat bahwa orang tuanya tidak berhasil dalam hidup dan menyadari bahwa ini bisa terjadi kepada siapa pun, termasuk dirinya. Dia bertanya-tanya apa orang tua ini bermimpi ketika ia masih muda. Setiap orang memiliki impian masa depan yang besar, tapi tidak berarti mimpi-mimpi itu akan menjadi kenyataan. Kemudian narator berpikir apakah ia hanya akan menjadi tua. Mungkin dia hanya membuang-buang waktu terlalu banyak pada hal-hal yang tidak penting dan berguna di masa tuanya kelak. Dia takut karena dia menyadari betapa cepat waktu akan berlalu, berjalan dengan cepat dan semakin banyak waktu yang hilang dan hanya sedikit peluang berhasil dalam hidup.

Judul lagu mungkin mengacu pada pendapat narator yang sering kita menjalani hidup tanpa memikirkan masa depan. Kita sering bertindak bukan seperti manusia, tetapi hanya menyerupai manusia, sementara di dalam diri kita kebanyakan seperti robot yang tidak memiliki rencana nyata atau ambisi, dan karenanya tidak ada masa depan.

Kedua,
Kapan istilah atau kata “Android” lahir? Siapa yang mempopulerkannya?

Android kebanyakan diasosiasikan dengan “Robot”, yang berasal dari istilah Gereja Slavanic “rabota”, yang berarti “perbudakan”. Bagaimana dengan Android? Dokumentasi dari penyebutan pertama kata “android” adalah berasal dari ensiklopedi Efraim Chambers yang berasal dari abad 18. Dimana ia menulis, “Albertus Magnus tercatat sebagai orang yang menciptakan android yang terkenal”. Android sendiri berasal dari bahasa Yunani ANDRO yang berarti “manusia”, dan akhiran EIDES yang berarti “bentuk, rupa, penampilan, atau kemiripan”, maka definisi android adalah “yang menyerupai manusia”. Nah sudah jelas sampai disini kalau istilah Android sudah lama ada, jauh hari sebelum OS Android lahir.

Android Inc, adalah sebuah perusahaan software kecil yang didirikan pada bulan Oktober 2003 (catat : baru lahir tahun 2003!!!) di Palo Alto, California, USA. Didirikan oleh beberapa senior di beberapa perusahaan yang berbasis komunikasi dan IT ; Andy Rubin, Rich Miner, Nick Sears dan Chris White. Menurut Rubin, Android Inc didirikan untuk mewujudkan mobile device yang lebih peka terhadap lokasi dan preferensi pemilik. Dengan kata lain, Android Inc, ingin mewujudkan mobile device yang lebih mengerti pemiliknya. Sejarah Android dimulai dari sini, yang kemudian diakuisisi Google dan menjadi raksasa hingga sekarang.

Kembali ke judul? Android bisa memecahkan kepala? Bisa jadi kalau kecanduANDROID. Eksistensi kita sebagai manusia dikalahkan oleh robot hijau Android. Bagaimana dengan anda?

Advertisements

One thought on “Android Pecah Ndase

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s