Batas Masa Pakai Ban Tubeless Motor

image

Si Motor Plat Merah telah berusia lebih dari 2 tahun. Ban tubeless yang digunakannya telah hampir dua tahun melekat. Saya menggunakan ban tubeless karena praktis. Walaupun lebih mahal dari ban ber ban dalam (tube), banyak keuntungan jika memakai tubeless, antara lain.

1. Aman jika ban tiba-tiba menginjak paku, karena  tidak langsung kempes.
2. Awet, tidak sering ganti ban dalam dan masa pakai yang lama.
3. Mudah ditambal, tinggal diberi lem tanpa harus bongkar pasang ban dalam.

Namun demikian, ban SMPM sudah uzur. Ada paku yang menusuknya beberapa bulan lalu. Saya biarkan beberapa hari namun akhirnya saya menyerah dan menambalnya di tukang tambal ban karena kempes di pagi hari. Beberapa hari kemudian tambalan saya dobel karena tambalan lama tidak rapi dan bocor halus. Sekarang sudah tertambal, namun sering kempes lagi, sepertinya ada kebocoran halus yang tak terdeteksi. Bocor halus ini yang merepotkan, ditambal sayang karena bocornya tidak besar dan sepertinya sulit ditambal, dibiarkan akan kempes dan harus tambah angin minimal dua hari sekali. Sudah saya coba tambal sendiri dengan alteco, lem korea, dan lem besi tapi tidak bertahan lama. Mau ganti ban, ban lama masih tebal, belum aus, sayang juga beli ban baru karena mahal. Mungkin ban ini sebenarnya sudah habis masa pakainya, mesti ganti baru. Tapi, akan tetap saya pakai hingga aus tiba.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s