Cinta (Blog) Pertama

Saat perasaan begitu gelisah karena belum menulis sesuatu di blog hari ini, apakah itu yang namanya gila, candu, atau cinta? Tulisan ini diikutkan pada 8 Minggu Ngeblog bersama Anging Mammiri, minggu kelima.

Tema 8 minggu ngeblog kali ini adalah tentang cinta, cinta pertama. Saya sebenarnya sangat sulit menulis tentang cinta -apalagi tentang cinta pertama, karena menurut saya cinta itu absurd. Dulu, kadang perdebatan terjadi antara saya dan Sar (mantan pacar) tentang defenisi cinta, sayang, dan suka. Perdebatan tersebut kadang berakhir pertengkaran, yang ujung-ujungnya saya mengalah dan malas membahas tentang cinta. Logika dan perasaan sangat sering berbenturan jika membicarakan tentang cinta. Pada kesimpulannya, defenisi cinta itu sangat subjektif, bergantung pada individu masing-masing.

“Kita tidak bisa hidup tanpa cinta, semua pasti setuju. Bukan hanya cinta kepada mahluk, kepada lawan jenis tapi juga cinta pada alam semesta, pada benda ciptaan manusia dan tentu saja pada sang Maha Pencipta. Tuliskan cinta pertama Anda, bagikan ke semua orang biar kita makin sadar betapa pentingnya cinta dalam kehidupan kita”. Itulah kalimat pembangun ide menulis dari Pacca untuk tema tentang cinta pertama. Namun menceritakan romantisme masa lalu disini bisa jadi menimbulkan masalah baru, makanya pilihan cerita cinta pertama saya jatuh pada tema tentang cinta hobby atau kegemaran, kesenangan menulis pada blog. Mari kita mulai. πŸ™‚

Saya lupa tepatnya kapan perkenalan dengan dunia blog dimulai, sepertinya sekitar tahun 2004 saat media pertemanan Friendster lagi booming dan meluncurkan program baru, blog. Jadilah saya memiliki blog pertama di Friendster, isinya beberapa tulisan dan lirik lagu. Buka cinta (blog) pertama saya, ketidakpedulian akan nasibnya menjadikan saya yakin ini bukan cinta pertama saya. Entah bagaimana nasib blog pertama saya kini, pastinya sudah jadi sampah jika kemudian tidak menguap seiring menguapnya jejaring sosial Friendster.

Blog selanjutnya sekitar tahun 2005-an dimasa akhir perkuliahan, saat itu seorang aktivis kampus menulis “sesuatu” di mading kampus dan menyertakan sebuah “link” di bawah tulisannya. Saya lalu tertarik membuka “link” tersebut, dan ternyata itu adalah sebuah blog pribadi. Dari situlah saya tahu dan makin penasaran kalau ada yang namanya “blog” pribadi, tanpa nebeng di media sosial. Walaupun kagum dengan pandangan pertama, saya tidak serta merta membuat blog, karena sulitnya minta ampun. Saat itu ada teman yang minat ngeblog sampai rela membeli buku tutorial membuat blog. Namun butuh kode-kode tertentu untuk membuat sebuah blog (semacam kode html) yang membuat saya menyerah membuat blog. Sang aktivis kampus sendiri melanjutkan blognya, meninggalkan kuliah kedokterannya demi membangun perusahaan blognya. Sang mantan aktivis kampus bahkan sempat meraih penghargaan sebagai pemenang kedua tingkat nasional kategori pengusaha muda Mandiri dalam ajang Wirausaha Muda Mandiri (WMM) 2008, pengusaha Blog!!! Namun saya bergeming, karena kesibukan tugas akhir saya tidak sempat ngeblog, hanya membuat alamat blog tanpa isi.

Tahun 2010-an lalu, membuat blog sudah tidak sesulit dahulu, tampilannya pun semakin menarik membuat saya sedikit demi sedikit belajar ngeblog. Saya iseng-iseng membuat blog di blogger dengan nama iseng-iseng pula, (daengrompa.blogspot.com). Isinya abal-abal dan sebenarnya tak layak posting. Namun disitulah awalnya saya mencintai dunia blog, sekedar membuat sebagai catatan harian dikala sempat. Cinta (blog) pertama saya tersebut berisi beberapa tulisan original dan tak sedikit berisi copasan. Karena mendapat pertentangan besar dari Sar, Blog tersebut akhirnya saya hapus. Sar tidak menyukai nama blognya karena mengingatkan pada memori buruk kelam masa lalu saya. Isinya kemudian saya pindahkan ke (yaszero.blogspot.com) yang kemudian saya pindahkan lagi ke (hoaxcitytravel.blogspot.com). Bagaimana nasib cinta (blog) pertama saya? Konten telah berpisah dari domainnya. Domainnya tetap aktif setelah diakuisisi oleh blogger luar negeri.

Bagaimana dengan blog ini? seperti biasa awalnya karena iseng. Saya buat karena ada fasilitas ngeblog wordpress di Blackberry. Setelah BB saya berganti dan akhirnya hilang, blog ini tetap hadir. Sempat taubat ngeblog karena dibekukan oleh WordPress, semangat hadir lagi setelah blog ini dilahirkan kembali. Isinya? tetap abal-abal.

Mengapa saya cinta ngeblog? Menurut saya lebih baik mengelola blog daripada seharian melirik Facebook atau Twitter, atau keluyuran tak jelas. Blog lah yang menjadi pelipur lara dikala sumpek dan kehilangan gairah hidup. Ngeblog layaknya melakukan meditasi, mengeluarkan sampah pikiran yang menumpuk di kepala. Walaupun sampai hari ini saya belum tidak mendapatkan keuntungan finansial dari aktivitas ngeblog, saya terlanjur mencintai dunia blog, entah sampai kapan.

Advertisements

7 thoughts on “Cinta (Blog) Pertama

  1. Saya malah jarang ngeblog, sejak dibuat beberapa tahun silam ternyata baru bikin 19 postingan, itupun 5 diantaranya dibuat dalam rangka lomba 8 Minggu Ngeblog. hehehe… nulis statuspun sekarang udah jarang, ngetweet pun bisa dihitung jari hehehe. sebenarnya cinta menulis, cuma menulisnya tidak melalui sarana blog, FB or twitter πŸ™‚ lebih terpacu menulis untuk lomba antologi dan lomba menulis novel, hehehe.
    Tapi mungkin setelah lomba ini jadi jatuh cinta dengan dunia ngeblog πŸ™‚

  2. Daengrompa itu nama yang keren lho. Kalo kapan2 mau dijadikan dot com, aih keren sekali.
    Eh, bertengkar sama mantan gara2 definisi, lucu juga ya πŸ˜€

  3. tawwa ternyata cintanya pada blog hehehe..

    o iya..
    “Dulu, kadang perdebatan terjadi antara saya dan Sar (mantan pacar) tentang defenisi cinta, sayang, dan suka.”

    cinta itu bukan untuk diperdebatkan tapi dijalani dengan suatu keyakinan utuh bahwa itulah cinta. itulah sayang, dan itulah suka.. hehhe

    salam.

  4. Sy mantan aktivis friendster jg… Hehe. Msh aktif d facebook, skrg mrambah twitter. Satu yg tak prnah mnjadi mantan, ya ngeblog. Spakat dg meditasi mengeluarkan sampah di kepala. Salam untuk Sar…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s