Es Teler Racing

image

Es teler adalah minuman (kalau bentuk es dimakan mungkin yah?) yang terdiri dari aneka buah-buahan segar. Menurut saya, bedanya dengan es buah adalah kalau es teler ditambah susu (kental atau bubuk), sirup, atau gula karamel, sedangkan es buah (sepertinya) ditambah air gula saja. Namun apalah arti sebuah nama, es teler bersaudara kembar dengan es buah, kembar tidak identik. Varian es teler pun beragam, tergantung selera lidah orang di daerah masing-masing. Sepertinya di daerah jawa ditambah susu, spesifik daerah Jakarta ditambah susu bubuk (seperti es teler tanah abang). Kalau di Makassar biasanya ditambah sirup DHT atau karamel, tidak lupa ditaburi Kacang Disco.

Entah bagaimana sejarahnya sampai dinamakan es teler. Ada beberapa versi yang saya dapatkan di internet. Wikipedia menulis kalau es teler awalnya dibuat oleh mertua pemilik gerai Es Teler 77 yang menjuarai kontes membuat minuman Nasional 30 tahun lalu. Namun kalau ada nama “es teler 77” sebagai brand, pastinya telah lahir “es teler” jauh hari sebelumnya. Konon pada cerita lain, akhir tahun 70-an seorang ibu di Jakarta membuat es campur dari buah-buahan, entah mengapa anak mahasiswa UI Depok kemudian menyebutnya es teler, meskipun tidak ada yang teler setelah minum es ini. Sepertinya hanya lucu-lucuan saja dan agar namanya mudah diingat. Jadilah nama es teler dikenal hingga hari ini.

Lalu bagaimana dengan judul di atas, Es Teler Racing. Bukannya minum es sambil balapan, atau balapan sambil minum es (eh, sama saja yah?), atau adu cepat minum es teler. Bukan. Es Teler Racing yang saya maksud adalah es teler yang dijual di jalan Racing Centre, jalan penghubung antara jalan Urip Sumoharjo depan kantor Gubernur dan jalan Abdullah Dg Sirua. Sejak tahun lalu, jl Racing Center berubah nama menjadi jalan Prof. Basalamah, walaupun warga Makassar lebih familiar dengan nama jalan Racing Center.

Tadi sepulang kantor kami singgah minum es teler Racing, sungguh nikmat. Dinamakan Jl Racing Center, sebab di pertigaan jalan itu di tahun 1983, dibangun arena balapan go kart pertama di Indonesia Timur, yang kemudian dikenal dengan Racing Center. Kini arena balapan itu sebagian sudan berubah jadi dua kompleks perumahan, tapi orang terlanjur mengenalnya sebagai “daerah racing”.

Kembali ke es teler. Es teler racing nikmat, nikmat di leher dan di kantong. Per porsi sangat terjangkau Rp 5 ribu saja. Ada juga es-es lain dijual disini, seperti es campur, es buah, es kelapa, dan es pisang ijo. Ada sekitar 7 penjual es berjejer di tepi jalan, tinggal pilih, semuanya enak. Mau?

image

One thought on “Es Teler Racing

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s