Silakan Coba, Gratis!

image

Harga termurah 30 ribu, es krim ukuran mini. Tadi yang tersisa yang harga 60-an ribu. Sangat mahal dengan versi kantong saya. Makanya (mungkin) diberi opsi bayar pakai kartu kredit, jadi orang tidak kecele kalau ternyata uang di dompet kurang.

Sebelum beranjak dari dudukan di depan gerai, sempat saya foto. Eh, ada tulisan di sudut kaca. Silakan (atau silahkan? ejaan mana yang benar?) coba disini (atau di sini? ejaan mana yang benar?) GRATIS. Ah yang bener? Untungnya saya masih punya rasa malu. Kalau tidak, sudah saya minta gratisan pada penjualnya. Mungkin ini hanya jebakan, penjual pikir semua orang ada malunya dan tidak berniat mencoba kalau tidak membeli. Coba saja mencicip sesendok es krim, dijamin dikutuk tujuh turunan kalau akhirnya tak jadi beli.

Kadang juga saya temukan tulisan di toko : Mencoba berarti membeli. Sangar nian, tapi penjual masih berbaik hati dengan memberi peringatan. Kadang saya temukan konsumen, pernah di gerai buah supermarket, mencoba beberapa buah, tanpa membeli. Mencicipi beberapa buah bukan “mencoba”, tapi doyan. Ahh sudahlah… Tidak ada yang gratis di dunia ini kecuali bernafas, mungkin.

Advertisements

One thought on “Silakan Coba, Gratis!

  1. Gratis kini bermakna ganda, atau mengalami improvivasi makna, yang artinya..,
    “Sini2…ane hasut loe dengan kata2 gratis agar loe demen membeli”. , nah jadi gratis adalah bumbu2 untuk melariskan dagangan, entah barang dagangan itu berkualitas atau tidak..
    🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s