Hold On

Hold On – Green Day

As I stepped to the edge
Beyond the shadow of a doubt
With my conscience beating
Like the pulse of a drum
That hammers on and on
Until I reach the break of day
As the sun beats down
On the halfway house
Has my conscience beating
The sound in my ear
The will to persevere
As I reach the break of day

A cry of hope
A plea for peace
And my conscience beating
It’s not what I want for
It’s all that I need
To reach the break of day
So I run to the edge
Beyond the shadow of a doubt
With my conscience bleeding
Here lies the truth
The lost treasures of my youth
As I hold on to the break of day

When you lost all hope and excuses
And the cheapstakes & losers
Nothing’s left to cling onto
You got to hold on
You got to hold on
Hold on to yourself

******
Di wikipedia, ada 12 judul album dan 64 judul lagu “Hold On” dari masa ke masa, dari penyanyi yang berbeda. Salah satunya adalah lagu di atas, milik Green Day. Lagu ini tak menjadi hits pada masanya, dikalahkan “Minority” dan “Warning”, tapi saya suka lagunya. Album Warning (album studio ke-6 Green Day) dirilis 3 Oktober 2000, dan sering saya dengar pada tahun 2001-an, saat kelas 3 SMA. Ciri khas “Hold On” pada beat-beat yang bersemangat dengan disisipi suara harmonika. Akhir-akhir ini saya suka mendengarnya lagi, berulang-ulang.

Hold on, berarti “bertahan”, siapa sangka sebenarnya berlirik menyedihkan, tidak sesuai dengan irama beat musiknya. Saya kutip dari geekstinkbreath.com, berikut ini adalah kisah dibalik lagu ini.

“Saya punya teman yang tiga orang temannya meninggal dalam satu tahun sehingga saya menulis lagu untuknya” – Billie Joe Armstrong.

Dalam lagu ini kita bisa melihat rasa sakit karena ditinggalkan sendirian dan tidak memiliki apa-apa untuk berpegang. Anda harus berpegang pada diri sendiri ketika tidak ada lagi yang tersisa.

Sepertinya kena pada kehidupan saya (atau dikena-kenakan?), bukannya teman saya sudah banyak yang mati, tapi saya tak pernah berhubungan lagi secara langsung, kecuali lewat media sosial (itupun jarang). Pendek kata, tidak ada teman apalagi sahabat. Bagaimana saya bisa bertahan? Ada istri yang jadi sahabat baru. Bagaimana dengan hari ini? yang sedang menahan lapar dan dahaga? berpuasa? Hehehehe. Semangat saja!!!

Advertisements

2 thoughts on “Hold On

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s