Sony Xperia ZL [mode:off]

sony xperia zl

Ponsel dibeli mahal, rusak, menyakitkan!

Seminggu setelah 2014 datang, ponsel cerdas Sar —Sony Xperia ZL— tiba-tiba mati. Mati awalnya di tangan saya setelah logout-login Facebook demi melanjutkan permainan Candy Crush Saga. Mati awal tersebut awalnya saya anggap biasa, saya pikir hang biasa, mungkin kebanyakan beban pikiran. Tapi matinya ternyata luar biasa, tidak bisa dihidupkan lagi dengan cara biasa, harus di charger sebagai “pemancing daya”nya. Saat itu ponsel masih bisa nyala. Keesokan harinya kembali mati tiba-tiba, disitulah penyakit akut ponsel mulai terdiagnosa. Mati-nyala, itupun dibantu charger.

Setelah beberapa jam, penyakitnya semakin parah, mati-nyala sendiri. Hidupnya hanya sampai menampilkan tulisan “Sony” di layar, kemudian mati. Begitu berulang-ulang selama seharian penuh, membuat perangkat ponsel jadi panas, sepanas hati saya dan Sar. Kami pun bergegas ke Sony service centre di bilangan jalan pengayoman untuk dimasukkan ke UGD, siapa tahu si ponsel hanya mau dimanja-manja. Sialnya, SSC tutup hari itu, libur karena hari Minggu.

Beragam cara kami lakukan untuk menghidupkan kembali si ZL, mulai dari hard reset menekan tombol power bersamaan volume up, hingga memencet tombol hard reset di dekat slot simcard. Namun sia-sia. Si ZL pun bertipe nonremovable batery, baterenya tidak bisa dicopot. Biasanya sebuah ponsel cukup dilepas baterenya kemudian dipasang kembali agar dayanya berjalan normal. Tapi ini ponsel canggih katanya, tak ada baterenya dan menyulitkan kita memperbaikinya sendiri.

Akhirnya si Ponsel mati total. Kami bawa ke SSC bilangan jalan Masjid Raya keesokan harinya. Setelah menunggu lama tanpa nomor antrian, si ponsel diperiksa. Hasilnya? Tidak bisa diperbaiki di tempat itu, jadi harus dibawa ke Service Centre pusat Sony mobile di Jakarta. Itupun dengan waktu kerja minimal dua bulan. Ya, dua bulan!!! Sampai sekarang saya masih tidak habis pikir mengapa perbaikan sebuah handphone bisa selama itu? Inilah saat klimaks saya membenci pusat kota pemerintahan negara ada di Jakarta.

Walaupun itu mungkin hanya kebetulan, dan kami yang kena sialnya, dda perasaan menyesal membeli ponsel Sony Xperia ZL. Ponsel dibeli mahal, belum lunas cicilannya yang sisa 5 bulan, malah harus dipaksa menunggu dua bulan. Apakah produsen atau SSC tidak merasakan penderitaan kami mengumpulkan receh demi receh demi mendapatkan perangkat ponsel yang konon canggih tersebut? Memang sebuah gadget akan rusak pada waktunya, namun tidak secepat ini. Hitungan saya, sebuah ponsel canggih mestinya bisa dipakai hingga minimal tiga tahun. Hitungan ekonominya, tiga tahun (1000-an hari), berarti ponsel yang dibeli Rp 5,5 juta itu berharga 5500 per hari. Setara dengan makan siang anak kosan.

Istilahnya, dengan rusaknya ponsel ini dengan secepat itu, kami sudah kalah pemakaian. Sungguh sangat mengecewakan. Akhirnya kami berniat menjualnya seharga 4,5 juta kalau sudah bagus. Tidak kurang. Kalau tidak laku, biarlah ponsel Sar itu saya pakai. Sayang rasanya kalau ponsel tersebut dijual murah, belum lunas soalnya. Hahaha. Nah untuk sementara saya pakai BB Sar dan Sar memakai Samsung Galaxy Core saya, mungkin hingga masa penantian, masa iddah dua bulan tersebut.

Advertisements

19 thoughts on “Sony Xperia ZL [mode:off]

  1. Halo mas, ini xperia zl saya jg lg bermasalah nih.. Mungkin mau masukin jg ke xperia care, tp kok bakal lama banget ya kayanya..
    Xperia mas gimana skrg, uda sehat kah setelah masuk ugd? Jadi mikir pengen langsung jual setelah sehat nanti deh.. Bete banget 😦

      1. siang mas, mo nnya, ZLnya sudah bagus yah skrg?
        apa solusinya? saya juga mengalami kejadian yg sama
        terhitung udh 3bulan hp sya dlam keadaan mati total. Ngak ad yg bsa perbaikinya
        sharing dong mas :)?

  2. Ia kenapa’y sony gitu aku aja baru seminggu belinx ini hpx sekarang mati total d’cas aja tidak mau,di hidup’kn aj getaranx aj tidak ada ….kaya apa’y? Spa tau ad yg tau aku minta tolong gangg

  3. SONY Xperia ZL saya juga penyakitnya sama kayak gitu gan.. malah harus nunggu sampe 3 bulan katanya.. hadeeeeehhhh….

  4. coba buka xperiakita.com si Sony ini punya riwayat Service center nya bermasalah.
    hidup-mati ponsel jadi salah satu banyaknya keluhan.
    rencananya bulan depan mau beli Xperia L. tapu saya pending, dan pikir ulang.
    Sabar mas.

    1. Baru sy buka setelah masukin di SSC, ternyata banyak keluhan… Mending cari yang lain gan, Sony payah, layanan purna jualnya sangat mengecewakan…

  5. Mudah2an sehat spt sedia kala… Alhamdulillah masih ada gantinya.. Eehh btw candy2 nya dah level brp nih..?? Saya lg betee ngga maju2 sudah berbulan2.. * lho ko malah curhat 😀

      1. ma kasih..bisa jalan lagi kalau Bom nya bisa diilangin, tinggal dikit eeehh duaaaaaarrrr..bom nya meledug :(( tapi suweer ini mentok terus..lama-lama lempar juga deh ni Hp ha..ha..

  6. Turut prihatin Mas sama hpnya. Kemaren baca dari blog temen juga dia komplen pake HP sony dengan permasalahan yang hampir sama. Iya ya HP pinter mestinya minimal 3 tahun ya. Hihihi. Makasih udah ngingetin saya yang udah ngebet ganti hape padahal baik-baik saja.. 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s