Merindu Kopi Buatan ISIS

Kopi Instant

Saya bukan pencinta kopi, cuma penikmat saja. Kalau lagi pengen, bubuk kopi instan tinggal diseduh dengan air panas dispenser, diaduk, lalu diseruput. Tidak seperti Papah mertua saya, beliau tinggal mendehem, lalu kopi hitam telah siap di atas meja, pagi dan malam.

Konon kandungan kafein pada kopi bisa membuat jantung berdebar, efeknya bisa menjadikan si peminum jadi aktif. Tapi konon pula membuat tidak konsentrasi. Kerjaan malah berantakan.

Selain tidak produktif, aroma kopi membuat bau mulut. Mungkin itu yang membuat ISIS -Istri Solehah Idaman Suami- jadi malas membuatkan saya kopi. Namun terkadang saya kangen kopi buatan ISIS, sekedar sebagai bentuk darmabaktinya pada suami.

Advertisements

2 thoughts on “Merindu Kopi Buatan ISIS

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s