Lapar? Mie Instant Saja!

Kopi dan Mie Instant

Lelah dan sedikit jetlag membuat lapar tengah malam ini. Sebenarnya kami sudah dinner di pesawat, tapi porsinya kurang. Nasi goreng ikan asin versi Air Asia tak dapat mengganjal perut. Akhirnya teman sekamar, Uchenk, berinisiatif menyeduh pop mie dan kopi instan bekal perjalanan kami.

Namun air mineral gratisan tak cukup, jadilah kami memanaskan air dari kamar mandi. Semoga airnya bersih dan aman, batin kami. Tak perlu tempo lama, mie dan kopi siap sudah. Ditemani pemandangan malam lantai 8 Radius Hotel, kami santap tengah malam dengan lahapnya setelah Shalat Magrib-Isya, melupakan sumber airnya. Tenaga terisi kembali, siap bertualang.

Kuala Lumpur, Benchmarking hari pertama.

Advertisements

4 thoughts on “Lapar? Mie Instant Saja!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s