Pencolek Awan

Makassar from the top

Langit Makassar masih perawan, belum ada gedung pencakar langit yang menjamahnya. Di pusat kota ini mata masih leluasa memandang langit.
Ataukah memang karena foto ini diambil dari ketinggian? Sepertinya tidak. Gedung tertinggi di kota ini paling 20an lantai, gedung pencolek awan.

Beda dengan kota metropolitan atau megapolitan lain, Jakarta, Kuala Lumpur atau Bangkok yang punya banyak gedung yang menjulang, Makassar belum ada apa-apanya.

Warga Makassar patut bersyukur, ini berarti kota kami masih tergolong kota biasa-biasa saja, belum jadi kota Metropolitan atau Megapolitan. Ini kalau indikatornya adalah jumlah gedung pencakar langit. Makassar kota dunia? Masih cemen! Tapi syukurlah, kami leluasa memandang langit.

Advertisements

4 thoughts on “Pencolek Awan

    1. Langsung googling foto kota Nurnberg.. Kota yg indah, berkesan berada di jaman klasik.. Benteng dan kastilnya cantik.. Sepertinya tak ada kota lain seperti ini.. Semoga bisa ke Nurnberg suatu saat nanti.. Makassar dulu juga punya bangunan kuno, tapi tak dirawat malah dipugar dan dibongkar jadi bangunan beton..

      1. Iya betul, kota yang langsung buat saya jatuh cinta, dan setiap kota yg saya datangi, ko kayanya ndak ada yg menyamai keindahannya hehe

        Aamiin…

        Sayang ya ndak terawat, disini pemerintah Jerman sangat memperhatikan peninggalan2 jaman dahulu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s