Mi Instan Pengganjal Lapar

Pengganjal Lapar

Perut lagi lapar-laparnya, tapi stok beras di tempatnya sudah habis. Mau beli beras tapi konon harga beras melambung tinggi. Pilihan makan siang jatuh ke warung pinggir jalan. Selain karena praktis, relatif murah pula.

Namun separuh perjalanan pulang, saya ketemu penjual telur asin dan buras. Tiba-tiba saya membatalkan makan di pinggir jalan. Seduhan semangkuk mi instan berkolaborasi dengan buras dan telur asin lebih praktis dan sepertinya lebih enak. Buras adalah sejenis lontong beras tapi diberi santan. Buras saya beli tiga ikat dan telur asin sebutir.

Sampai di rumah, saya makan dengan lahap. Ini porsi pengganjal perut, sudah bukan pengganjal lapar lagi. Mau?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s