Semangat Pagi, Mari Jogging

Semangat pagi makassar

Adzan subuh baru saja selesai berkumandang di sebuah masjid nun jauh di sana. Saya terbangun dari mimpi, kemudian bergegas bab, shalat dan siap-siap jogging. Namun saya tak punya sepatu, hanya bermodal celana pendek, jaket tebal, dan sendal jepit.

Setengah enam pagi, saya keluar rumah, masih gelap. Pertanyaan selanjutnya jalur mana saya pilih? Kiri yang sunyi atau kanan yang ramai namun berpolusi? Saya memilih kanan berhubung takut dikejar anjing kalau pilih kiri.

Setelah hampir tiga tahun akhirnya saya merasakan kembali sensasi jogging. Badan tambun dengan perut buncit sudah membahasakan dengan sendirinya kalau saya jarang berolahraga. Semangat pagi Makassar, semoga bisa rutin jogging.

Advertisements

4 thoughts on “Semangat Pagi, Mari Jogging

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s