Berjodoh dengan Batu

Koleksi Batu Tukang Cukur

Mata saya tertuju pada sebuah kotak di sudut meja, beberapa cincin batu ada di dalamnya. Saya iseng bertanya pada si tukang cukur, “bagus batunya pak, koleksi pribadi?”, “iya pak, sebagian punyanya teman”, jawabnya sambil meneruskan mencukur rambut saya. Dia bergegas membukakan kotak tersebut, memperlihatkan isinya pada saya. Satu persatu batu diperkenalkan pada saya, kemudian melanjutkan mencukur.

Setelah cukuran selesai, obrolan berlanjut soal perbatuan. Si tukang cukur tidak menjual batunya, dimaharkan saja (podowae…). Kalau ada yang berjodoh, dia lepas. Dia tak mengambil (banyak) untung, yang penting sama-sama senang.

Sepertinya saya berjodoh dengan salah satu batu. Saya pulang dengan rambut dan batu baru.

2 thoughts on “Berjodoh dengan Batu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s