Sore, bosan, dan malas

Bosan. Tak semangat. Beberapa waktu belakangan ini saya tak gairah. Hasrat menulis sampai ngeseks menipis seiring berjalannya waktu. Sekarang lagi iseng saja, memotret apa saja dari lantai 9 sebusoah hotel kelas melati. Kacanya buram karena debu dan kotoran ditambah kamera ponsel tak fokus, membuat geregetan. Ibarat anak ayam kehilangan induknya, saya tak tahu mau apa. Memang demikian suami malas, tak tahu cari kerjaan. Mau jalan lagi malas, mau melamun juga malas, apalagi kerja, pasti lebih malas. Menulis tak penting ini juga sambil bermalas-malasan. Nonton sambil tiduran menambah kesan malas. Mungkin saya lagi kurang piknik, atau malah kebanyakan ngopi. Sore yang malas.

Advertisements

One thought on “Sore, bosan, dan malas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s