Penulis Abal-abal


Masih hits kasus copaisme “warisan”, tulisan seorang anak SMA.

Salah satu statusnya sungguh menohok. “Ketika kau mengopas tulisan seseorang, sesungguhnya kau tidak menghargai si penulis asli, karena sekali lagi, menulis itu tidak segampang yang kau bayangkan. Kalau tidak percaya, coba buat sebuah tulisan panjang (yang ‘berbobot’ tentunya, kalau cuma cerita liburan saja anak SD juga bisa)”

Status yang “kurang ajar” bukan? Mosok cerita liburan dibilang tidak berbobot. Saya yang sejak lama mau fokus sebuah blog ke cerita liburan jadi malas menulis. Tapi setelah tahu kalau tulisannya ternyata copasan, semangat menulis cerita abal-abal kembali membara. Biar tulisan remeh asal bukan hasil curian.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s